https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/75fbc1df-cd29-49e2-84c3-51e46b31e4ed.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8fcbeb0b-f730-4043-baf8-bc9dc9c14b46.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d2edd4d3-d3e3-4dd7-8f07-f8c11b72316d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2b32be3f-cf43-4441-a9b2-232bbde7ade6.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3dea2c72-6c21-4705-b992-b396351ef9d1.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/75fbc1df-cd29-49e2-84c3-51e46b31e4ed.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8fcbeb0b-f730-4043-baf8-bc9dc9c14b46.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3dea2c72-6c21-4705-b992-b396351ef9d1.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/75fbc1df-cd29-49e2-84c3-51e46b31e4ed.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8fcbeb0b-f730-4043-baf8-bc9dc9c14b46.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d2edd4d3-d3e3-4dd7-8f07-f8c11b72316d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2b32be3f-cf43-4441-a9b2-232bbde7ade6.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3dea2c72-6c21-4705-b992-b396351ef9d1.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/75fbc1df-cd29-49e2-84c3-51e46b31e4ed.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8fcbeb0b-f730-4043-baf8-bc9dc9c14b46.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d2edd4d3-d3e3-4dd7-8f07-f8c11b72316d.jpg

Waspada Serangan Hacker, Charging Station dan EV Mulai Jadi Target Empuk

12 May 2022

dilihat 67x

Mobilku.com - Ketika dunia dengan cepat beralih menuju transportasi listrik, bisnis di sektor otomotif sepertinya mendapat tantangan yang cukup besar lantaran mereka diharuskan untuk memperluas jaringan stasiun pengisian baterai.


Namun tantangan yang disebutkan diatas nyatanya belum cukup. Selain harus mengembangkan infrastruktur EV sebaik mungkin, industri otomotif juga harus waspada dengan serangan hacker yang siap menyerang EV dan stasiun pengisian daya.


Beberapa bulan yang lalu sebuah stasiun pengisian daya yang ada di Moskow dilaporkan telah diretas oleh kelompok hacker asal Ukraina yang menampilkan pesan anti-perang dan anti-Putin. Selain itu, sempat ada sebuah kasus di Inggris dimana stasiun pengisian daya tidak bisa dipakai karena menu mereka ditutup oleh gambar-gambar yang dikirim oleh hacker. 


Para ahli melihat bahwa ada peningkatan terkait insiden peretasan stasiun pengisian daya selama beberapa bulan terakhir, di mana yang paling parah adalah kasus penyerangan ransomware yang memperlambat hingga menghentikan fungsi charging station.


Aksi ini dilakukan lantaran kelompok hacker tersebut dapat meminta biaya tebusan kepada pemilik stasiun pengisian daya. Selain itu, mereka juga dapat meretas mesin charging dan mencuri energi tanpa harus membayar.


Menurut para pengamat, salah satu celah yang juga harus diwaspadai adalah fitur pembaruan over-the-air. Jika tingkat keamanannya tidak terus dijaga, para hacker bisa masuk dan mengambil alih mobil kalian tanpa harus melakukan kontak fisik.


Hal tersebut bahkan sempat terjadi pada tahun 2018, di mana seorang hacker telah berhasil mencuri sebuah Tesla Model 3 tanpa harus bersentuhan langsung dengan mobil tersebut. 


Seiring dengan pertumbuhan teknologi baru, keamanannya konektifitas harus terus meningkat. Jika tidak, hal ini sama saja dengan memberikan kesempatan emas bagi para pencuri digital.

0 Komentar


Tambah Komentar