https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9554a990-b9d3-4714-b9f2-fdd61a2a754b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2df42621-a717-4164-bdc4-628d27069b85.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/24b0189b-2588-4f80-b877-791fec73dcad.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/80d7a818-675c-43fe-baa1-2c2a32a16b1f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c9d4e915-57f0-48bd-a557-d6abeb4c780f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9554a990-b9d3-4714-b9f2-fdd61a2a754b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2df42621-a717-4164-bdc4-628d27069b85.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c9d4e915-57f0-48bd-a557-d6abeb4c780f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9554a990-b9d3-4714-b9f2-fdd61a2a754b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2df42621-a717-4164-bdc4-628d27069b85.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/24b0189b-2588-4f80-b877-791fec73dcad.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/80d7a818-675c-43fe-baa1-2c2a32a16b1f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c9d4e915-57f0-48bd-a557-d6abeb4c780f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9554a990-b9d3-4714-b9f2-fdd61a2a754b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2df42621-a717-4164-bdc4-628d27069b85.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/24b0189b-2588-4f80-b877-791fec73dcad.jpg

Volvo Jual Saham Divisi Self Drivingnya Ke Anak Perusahan Geely

16 July 2021

dilihat 35x

Mobilku.com - Volvo mengumumkan bahwa mereka akan menjual 15% saham divisi teknologi self-driving nya (Zenseact), kepada Ecarx yang merupakan sebuah perusahaan teknologi otomotif asal China yang didirikan oleh Eric Li pendiri Geely.


Ecarx bersama dengan Zenseact nantinya akan memperluas pengembangan teknologi self-driving di pasar China, dengan memasang teknologi Zenseact di kendaraan dari merek Geely. Hal tersebut lantaran sebelumnya hanya Volvo dan Polestar saja yang dialokasikan untuk menggunakan teknologi Zenseact. Dengan hadirnya kerjasama ini, Ecarx berharap teknologi tersebut bisa hadir di jajaran mobil Geely.


Produk pertama Zenseact nantinya akan mencakup fitur bantuan pengemudi semi-otonom dan juga fitur self-driving penuh untuk jalan raya, dimana fitur tersebut diharapkan akan debut pada Volvo XC90 yang didesain ulang pada tahun 2022.


“Zenseact adalah pelopor dalam teknologi self-driving, dan investasi strategis dari Ecarx ini memungkinkan kami untuk meningkatkan skala lebih cepat di China,” ujar Hakan Samuelsson yang merupakan CEO Volvo.


Kerjasama antara Volvo dan Geely telah mengesampingkan merger penuh, karena kedua pabrikan mobil tersebut lebih memilih untuk memperdalam upaya kolaborasi mereka di masa depan. Selain berurusan dengan Ecarx, Volvo minggu lalu juga mengumumkan bahwa mereka akan membentuk usaha patungan lainnya dengan Geely untuk mengawasi semua operasi yang terkait dengan mesin pembakaran internal.

0 Komentar


Tambah Komentar