https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d19334fa-5009-4821-8516-c744fc37759d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c7fd75a5-0846-4a7c-83a4-232ddadfd573.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a0d7db4c-63d5-49a4-90d3-3b38c9639afd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/05600b4e-db07-47fa-9aae-020d1627f914.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/770bad5c-da02-4610-9f1a-6f1e9e003fd0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d19334fa-5009-4821-8516-c744fc37759d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c7fd75a5-0846-4a7c-83a4-232ddadfd573.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/770bad5c-da02-4610-9f1a-6f1e9e003fd0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d19334fa-5009-4821-8516-c744fc37759d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c7fd75a5-0846-4a7c-83a4-232ddadfd573.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a0d7db4c-63d5-49a4-90d3-3b38c9639afd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/05600b4e-db07-47fa-9aae-020d1627f914.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/770bad5c-da02-4610-9f1a-6f1e9e003fd0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d19334fa-5009-4821-8516-c744fc37759d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c7fd75a5-0846-4a7c-83a4-232ddadfd573.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a0d7db4c-63d5-49a4-90d3-3b38c9639afd.jpg

Virus Corona Membuat Seattle Bagaikan Kota Mati

09 March 2020

dilihat 280x

Mobilku.com - Kota Seattle sejauh ini telah menjadi pusat terkonsentrasinya korban virus Corona di Amerika Serikat. Faktanya, 16 dari 19 jumlah korban yang meninggal di Amerika Serikat berasal dari kota tersebut. Pemerintah setempat mengatakan bahwa untuk menghentikan penyebaran Coronavirus akan memerlukan upaya lebih dari sekedar menggunakan masker dan mencuci tangan. 


Perusahaan raksasa teknologi Amazon dan Microsoft menganjurkan karyawannya untuk bekerja dari rumah jika memungkinkan. Selain perkantoran, sekolah-sekolah ditutup, restoran mengurangi jam operasional, hotel menurunkan harga kamar, dan toko-toko telah habis terjual dalam mengantisipasi wabah Corona.


Bagi orang-orang yang masih perlu bepergian di sekitar kota Seattle, mereka dapat menikmati jalanan lalu lintas yang lebih sepi dan berkendara sampai ke tujuan lebih cepat dari biasanya. Kota Seattle pada umumnya sangat padat di saat jam sibuk, namun belakangan ini rata-rata kecepatan kendaraan di jalan meningkat sekitar 15 hingga 25 km/h.

0 Komentar


Tambah Komentar