https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b4438740-c682-4e64-b776-f0fdd0ae720c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/64a561ec-521b-418e-98ef-eef8d97b6b70.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/385ac169-6a70-472d-a547-b065a09be039.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/860e0758-a309-49d9-879c-d491f8e4b0a8.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/610938d6-71b9-4c65-9deb-b31d299e298d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b4438740-c682-4e64-b776-f0fdd0ae720c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/64a561ec-521b-418e-98ef-eef8d97b6b70.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/610938d6-71b9-4c65-9deb-b31d299e298d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b4438740-c682-4e64-b776-f0fdd0ae720c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/64a561ec-521b-418e-98ef-eef8d97b6b70.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/385ac169-6a70-472d-a547-b065a09be039.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/860e0758-a309-49d9-879c-d491f8e4b0a8.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/610938d6-71b9-4c65-9deb-b31d299e298d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b4438740-c682-4e64-b776-f0fdd0ae720c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/64a561ec-521b-418e-98ef-eef8d97b6b70.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/385ac169-6a70-472d-a547-b065a09be039.jpg

UAW Menolak Untuk Kembali Bekerja Karena Dinilai Terlalu Dini dan Berbahaya

25 April 2020

dilihat 41x

Mobilku.com - Serikat pekerja otomotif Amerika Serikat (UAW), pada hari Kamis lalu mengatakan bahwa "terlalu cepat dan terlalu berisiko" untuk membuka kembali pabrik mobil dan sektor ekonomi yang ada di Michigan pada awal Mei nanti. Hal ini membutuhkan data ilmiah dan pengujian lebih lanjut untuk memastikan bahwa tempat kerja mereka benar-benar aman dari virus Corona.


Peringatan dari UAW ini datang ketika General Motors, Ford, dan Toyota telah mengambil keputusan untuk segera membuka kembali operasional pabrik mereka yang berada di Amerika Utara. UAW beranggapan dalam situasi ini permintaan konsumen masih tidak menentu dan keselamatan pekerja adalah hal yang sangat penting.


Pernyataan itu juga ditujukan kepada Gubernur Michigan Gretchen Whitmer, yang dinilai telah mendapat tekanan dari kelompok konservatif dan Presiden Donald Trump untuk segera melonggarkan aturan isolasi diri dirumah.


Nampaknya peringatan itu berhasil menggagalkan rencana The Detroit Three (General Motors, Ford Motor Company, dan Fiat Chrysler Automobiles) untuk memulai membawa pekerja UAW kembali ke pekerjaan manufaktur kendaraan pada 4 Mei nanti. Hal ini sebenarnya menimbulkan keresahan bagi produsen, karena semakin lama para pembuat mobil tidak dapat memproduksi truk pickup dan kendaraan SUV, semakin lama mereka harus membakar uang.


Presiden UAW Rory Gamble mengatakan, “Pada saat ini UAW belum mendapatkan data ilmiah yang cukup meyakinkan bahwa, tempat kerja kami telah aman untuk anggota kami kembali bekerja. Kami sangat menyarankan kepada perusahaan kami di semua sektor, bahwa tanggal awal Mei itu terlalu dini dan terlalu berisiko bagi anggota kami dan keluarga mereka.”

0 Komentar


Tambah Komentar