https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a6456b8c-bb38-4afe-b84d-8a2b6b54be3d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e473dc2d-2940-4443-aa56-04da161c054a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/70052827-51eb-49f4-895f-387ee0ca3b42.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7fed8075-4f1d-43cb-b534-be60ead73203.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f8e907e5-c90f-4b1b-9bf2-563f352dfaf2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a6456b8c-bb38-4afe-b84d-8a2b6b54be3d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e473dc2d-2940-4443-aa56-04da161c054a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f8e907e5-c90f-4b1b-9bf2-563f352dfaf2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a6456b8c-bb38-4afe-b84d-8a2b6b54be3d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e473dc2d-2940-4443-aa56-04da161c054a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/70052827-51eb-49f4-895f-387ee0ca3b42.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7fed8075-4f1d-43cb-b534-be60ead73203.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f8e907e5-c90f-4b1b-9bf2-563f352dfaf2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a6456b8c-bb38-4afe-b84d-8a2b6b54be3d.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e473dc2d-2940-4443-aa56-04da161c054a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/70052827-51eb-49f4-895f-387ee0ca3b42.jpg

Uang Bantuan dari Pemerintah Digunakan Untuk Membeli Lamborghini

29 July 2020

dilihat 124x

Mobilku.com - Semua orang sedang berhemat dan berharap adanya bantuan di masa pandemi. Namun hal ini bertentangan dengan seorang pria asal Amerika Serikat yang membeli Lamborghini serta barang mewah lainnya menggunakan dana bantuan pemerintah.


David T. Hines, seorang pengusaha asal Miami ditangkap pada hari Senin lalu setelah jaksa mengatakan bahwa ia menghabiskan hampir $ 4 juta dana pinjaman pemerintah untuk membeli Lambo dan barang mewah lainnya. Dia telah dituduh melakukan penipuan dengan membuat pernyataan palsu kepada lembaga pemberi pinjaman dan terlibat dalam transaksi yang melanggar hukum. 


Seperti banyak pemilik bisnis lainnya, Hines pertama kali meminta bantuan dari Paycheck Protection Program milik pemerintah pada bulan April lalu. Dalam surat pengajuannya, pengusaha itu mengklaim bahwa dia mengoperasikan empat perusahaan yang mempekerjakan 70 pekerja dengan biaya bulanan sebesar $ 4 juta. 


Tetapi bukannya dipakai untuk membayar gaji pekerja, Hines menghamburkan uangnya dengan berfoya-foya. Hal tersebut didapat ketika catatan keuangan milik Hines terbongkar, dimana ditemukan berbagai macam transaksi dari mulai membeli Lamborghini Huracán seharga $ 318.497, hingga puluhan ribu dollar lainnya yang digunakan untuk perhiasan, restoran mewah dan menginap di hotel. Bahkan pemuda tersebut juga sempat mentransfer uang tersebut kepada ibunya sebesar $ 60.000.


Pada saat penangkapannya, pihak berwenang berhasil menyita sebuah supercar yang terdaftar atas nama Hines dan salah satu bisnisnya, serta uang sebesar $ 3,4 juta dari rekening banknya. Jika terbukti bersalah atas semua dakwaannya, pemuda 29 tahun tersebut harus menghadapi tuntutan 70 tahun penjara.

0 Komentar


Tambah Komentar