https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8dcf306c-18c8-4f65-a385-3d5eea0a09c8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ef1a701f-de2d-42d2-b839-10512f6af396.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d50141fa-b46c-4fdb-900c-63164aaddeb4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/723bd23c-85d6-4de7-99cd-12a3c814be99.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/59935a54-71f8-4117-a5d3-c7ba6bc5f651.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8dcf306c-18c8-4f65-a385-3d5eea0a09c8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ef1a701f-de2d-42d2-b839-10512f6af396.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/59935a54-71f8-4117-a5d3-c7ba6bc5f651.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8dcf306c-18c8-4f65-a385-3d5eea0a09c8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ef1a701f-de2d-42d2-b839-10512f6af396.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d50141fa-b46c-4fdb-900c-63164aaddeb4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/723bd23c-85d6-4de7-99cd-12a3c814be99.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/59935a54-71f8-4117-a5d3-c7ba6bc5f651.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8dcf306c-18c8-4f65-a385-3d5eea0a09c8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ef1a701f-de2d-42d2-b839-10512f6af396.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d50141fa-b46c-4fdb-900c-63164aaddeb4.jpeg

Toyota Optimis 30 Persen Total Penjualan Mereka Bakal Dipenuhi Mobil Listrik

24 January 2024

dilihat 53x

Mobilku.com - Menurut laporan dari Bloomberg, ketua dan presiden Toyota Akio Toyoda yakin jika penjualan kendaraan listrik mereka akan mencapai 30 persen dari total penjualan seluruh kendaraan baru. Sementara 70 persen sisanya akan berupa campuran dari ICE, hibrida, dan PHEV, serta kendaraan sel bahan bakar hidrogen. 


Bloomberg mencatat bahwa Toyoda tidak mengatakan kapan penjualan kendaraan listrik akan mencapai angka tersebut, atau bahkan bagaimana ia bisa mencapai angka 30 persen, namun di antara penjualan kendaraan global pada tahun 2023, kendaraan listrik menyumbang setidaknya 18 persen dari total seluruh penjualan Toyota.


Saat ini, satu-satunya penawaran kendaraan listrik Toyota di adalah BZ4X dan saudaranya Lexus RZ. Di Sisi lain, ada Subaru yang menjual Solterra (kembaran BZ4X0. Namun untuk kendaraan berbahan bakar bensin, Toyota menawarkan 17 unit hybrid atau PHEV yang sudah dijual, sementara Lexus memiliki sembilan unit.


Koji Sato, CEO Toyota, memperkirakan perusahaannya akan mampu menjual setidaknya 3,5 juta kendaraan listrik per tahun pada tahun 2030, yang sejalan dengan batas 30 persen yang disebutkan Toyoda.


Bukan hanya Toyota yang optimis, para analis pasar dan beberapa badan penelitian memperkirakan bahwa kendaraan listrik sejatinya akan menguasai 44 persen pasar kendaraan baru pada tahun 2030. Dan sepuluh tahun kemudian, akan mencapai 75 persen dari seluruh penjualan. Jumlah tersebut merupakan rata-rata di seluruh dunia, dimana beberapa negara sudah mulai banyak yang bergerak menuju elektrifikasi dan mulai membangun infrastruktur penopangnya.


Menurut perusahaan riset global Counterpoint, pasar kendaraan listrik terbesar di dunia saat ini adalah Tiongkok, diikuti oleh AS, dan kemudian Jerman. Pada kuartal ketiga tahun 2023, Tesla dan produsen mobil Tiongkok BYD sama-sama menguasai 17 persen pangsa pasar kendaraan listrik global, diikuti oleh Grup Volkswagen sebesar delapan persen.

.




0 Komentar


Tambah Komentar