https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ab81d518-0cac-4281-9ad5-f62f04c914e9.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1c722a9a-b849-4b05-9baa-ce7990603e22.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/826def12-0e63-4ca8-a750-c3d662281863.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6815127c-c39d-42f0-ba90-98ba35f4ba5a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d9f44ca8-10ed-45ce-a4eb-62e2ea5eb155.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ab81d518-0cac-4281-9ad5-f62f04c914e9.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1c722a9a-b849-4b05-9baa-ce7990603e22.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d9f44ca8-10ed-45ce-a4eb-62e2ea5eb155.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ab81d518-0cac-4281-9ad5-f62f04c914e9.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1c722a9a-b849-4b05-9baa-ce7990603e22.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/826def12-0e63-4ca8-a750-c3d662281863.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6815127c-c39d-42f0-ba90-98ba35f4ba5a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d9f44ca8-10ed-45ce-a4eb-62e2ea5eb155.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ab81d518-0cac-4281-9ad5-f62f04c914e9.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1c722a9a-b849-4b05-9baa-ce7990603e22.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/826def12-0e63-4ca8-a750-c3d662281863.jpg

Tolak Investasi Dari Geely, Aston Martin Pilih Investor dari Kerajaan Arab Saudi

19 July 2022

dilihat 54x

Mobilku.com - Aston Martin Lagonda dikabarkan sedang sibuk mengumpulkan dana sebesar £ 653 juta agar mereka bisa meluncurkan produk terbarunya.


Dengan masuknya dana segar tersebut, Aston Martin akan menggunakannya untuk perluasan jajaran DBX dan kendaraan mid-engine yang akan datang seperti Valhalla.


Aston Martin juga bertujuan untuk meluncurkan plug-in hybrid pertamanya pada tahun 2024, disusul kendaraan listrik pertamanya pada tahun 2025. Rencana ini tentu membutuhkan dana yang cukup besar agar dapat terealisasi.


Sebelumnya sempat hadir tawaran dari Atlas Konsorsium, di mana Geely merupakan salah satu anggotannya. Konsorsium tersebut diketahui berminat menginvestasikan dana sebesar £1,3 miliar, tetapi pabrikan asal Inggris tersebut menolaknya lantaran kesepakatannya tidak sesuai.


"Dewan Aston Martin melihat bahwa proposal tersebut sangat berlebihan, dan akan mengganggu pemegang saham yang sudah lebih dulu ada. Kami menganggap ini sebagai upaya Konsorsium Atlas untuk memperoleh posisi kepemilikan mayoritas tanpa premi yang dibayarkan kepada pemegang saham yang ada,” ujar juru bicara Aston Martin.


Setelah menolak konsorsium Geely, Aston Martin dikabarkan sedang dalam pembicaraan dengan Arab Saudi untuk menambah jumlah saham mereka di Aston Martin.

0 Komentar


Tambah Komentar