https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3f298c7e-8b71-4247-b546-815fb7c7e6ba.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/367c25fc-2206-461a-8e68-a468fbcba834.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/76f91857-92ba-4cde-bcf7-b5aa2b175118.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/87b31366-537c-4f10-8319-f71443e8a840.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3fe2d552-23f1-48af-a3e6-b2709e369754.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3f298c7e-8b71-4247-b546-815fb7c7e6ba.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/367c25fc-2206-461a-8e68-a468fbcba834.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3fe2d552-23f1-48af-a3e6-b2709e369754.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3f298c7e-8b71-4247-b546-815fb7c7e6ba.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/367c25fc-2206-461a-8e68-a468fbcba834.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/76f91857-92ba-4cde-bcf7-b5aa2b175118.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/87b31366-537c-4f10-8319-f71443e8a840.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3fe2d552-23f1-48af-a3e6-b2709e369754.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3f298c7e-8b71-4247-b546-815fb7c7e6ba.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/367c25fc-2206-461a-8e68-a468fbcba834.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/76f91857-92ba-4cde-bcf7-b5aa2b175118.jpg

Tokyo Motor Show Resmi Ganti Nama Menjadi Japan All-Industry Show

20 May 2022

dilihat 79x

Mobilku.com - Tokyo Motor Show yang belakangan ini sempat terhenti karena pandemi dikabarkan akan segera dimulai. Namun, kali ini ada yang berbeda lantaran acara tersebut akan berganti nama menjadi “Japan All-Industry Show” sebagai simbol persatuan industri otomotif di seluruh Jepang.


Ketua Asosiasi Mobil Jepang, Akio Toyoda, mengatakan bahwa perubahan nama acara ini sangatlah penting untuk menyatukan berbagai industri otomotif untuk mencapai netralitas karbon.


“Kami ingin mengganti nama Tokyo Motor Show tahun depan menjadi Japan All-Industry Show, melampaui industri mobilitas, dengan semua industri Jepang bekerja sebagai satu tim, termasuk perusahaan rintisan. Kami bertujuan untuk membuat pertunjukan yang benar-benar baru,” kata Toyoda.


Sayangnya Toyoda tidak merinci berapa banyak industri dan perusahaan yang nantinya akan bergabung dalam acara tersebut. Toyoda hanya mengatakan bahwa acara ini akan digelar tahun 2023, dan akan mengusung konsep “Green and Digital” sebagai konsep untuk mengajak seluruh industri di Jepang mengurangi emisi.


Toyoda yang juga menjabat sebagai CEO Toyota Motor Corp, dipercaya untuk membangkitkan gairah penjualan mobil di Jepang dan mancanegara. Dalam sesi wawancara nya, Toyoda bahkan optimis bahwa acara tersebut dapat menghadirkan 1 juta pengunjung, atau naik lebih dari 50 persen sebelum era pandemi.


Acara ini juga diharapkan dapat menarik investor dan mitra baru, sekaligus memperkenalkan industri-industri lainnya yang ada di luar Tokyo.

0 Komentar


Tambah Komentar