https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1613d749-1450-495d-90de-b0201fe357cc.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e8eb3f85-6162-4dd6-be5f-3b993a74ef76.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9dba4992-324e-4258-a09d-fd06abb6656f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ea05dbd6-8e14-42b2-a339-ef770d41e943.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ac696739-9d35-49db-88be-734ae0106278.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1613d749-1450-495d-90de-b0201fe357cc.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e8eb3f85-6162-4dd6-be5f-3b993a74ef76.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ac696739-9d35-49db-88be-734ae0106278.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1613d749-1450-495d-90de-b0201fe357cc.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e8eb3f85-6162-4dd6-be5f-3b993a74ef76.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9dba4992-324e-4258-a09d-fd06abb6656f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ea05dbd6-8e14-42b2-a339-ef770d41e943.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ac696739-9d35-49db-88be-734ae0106278.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1613d749-1450-495d-90de-b0201fe357cc.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e8eb3f85-6162-4dd6-be5f-3b993a74ef76.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9dba4992-324e-4258-a09d-fd06abb6656f.jpg

Tesla Terlibat Dalam Kasus Kecelakaan

03 January 2020

dilihat 87x

Mobilku.com - Administrasi keselamatan lalu lintas jalan raya di Amerika (NHTSA) telah membuka penyelidikan mengenai tabrakan mobil pada hari Minggu di dekat Los Angeles yang melibatkan 2019 Tesla Model S yang menabrak kendaraan lain.


Dua orang tewas dan dua lainnya terluka ketika Tesla keluar dari jalan bebas hambatan, melibas lampu merah dan menabrak sebuah Honda Civic. Seorang juru bicara NHTSA mengkonfirmasi bahwa mereka sedang menyelidiki kecelakaan tersebut.


Penyelidikan tentang kecelakaan tersebut adalah kasus terbaru yang ditangani oleh tim khusus investigasi NHTSA yang melibatkan kendaraan Tesla. Kini, sudah ada 13 penyelidikan terhadap kecelakaan kendaraan Tesla yang diyakini melibatkan penggunaan fitur-fitur bantuan pengemudi otomatis yang dipasarkan sebagai Autopilot.


Seorang juru bicara NHTSA menolak untuk mengomentari apakah Autopilot merupakan faktor dalam kecelakaan ini.

0 Komentar


Tambah Komentar