https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/59d4155f-b284-4ebc-97f5-dcd7259b4dbd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/938edb89-e5e4-4b86-be6b-f6f743040db6.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/739fc039-bd00-43c3-a285-832058fd6a94.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/99b6abba-f13e-4203-a9f4-e4203648b7aa.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/aef91592-317f-4554-8892-4e47db485d36.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/59d4155f-b284-4ebc-97f5-dcd7259b4dbd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/938edb89-e5e4-4b86-be6b-f6f743040db6.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/aef91592-317f-4554-8892-4e47db485d36.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/59d4155f-b284-4ebc-97f5-dcd7259b4dbd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/938edb89-e5e4-4b86-be6b-f6f743040db6.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/739fc039-bd00-43c3-a285-832058fd6a94.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/99b6abba-f13e-4203-a9f4-e4203648b7aa.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/aef91592-317f-4554-8892-4e47db485d36.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/59d4155f-b284-4ebc-97f5-dcd7259b4dbd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/938edb89-e5e4-4b86-be6b-f6f743040db6.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/739fc039-bd00-43c3-a285-832058fd6a94.jpg

Tesla Melakukan Recall Pada 9.537 Unit Kendaraannya

26 November 2020

dilihat 89x

Mobilku.com - Tesla dikabarkan telah mengeluarkan perintah untuk recall kepada 9.537 unit kendaraannya di AS, termasuk 9.136 Model X dari tahun 2016 dan 401 Model Y dari tahun 2020. Masalah tersebut diajukan ke National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), dan Tesla bermaksud untuk menarik kembali kendaraan mereka untuk melakukan pengujian dan perbaikan.


Laporan NHTSA mencatat bahwa atap dari Tesla Model X dapat terlepas ketika dikendarai pada kecepatan tinggi. Tesla mengatakan akan menerapkan tes retensi ke mobil yang terkena dampak dan menerapkan kembali primer serta perekat sehingga trim terpasang dengan benar. Ini bukan pertama kalinya perlengkapan bagian atap mobil mereka menyebabkan permasalahan. Dalam satu insiden baru-baru ini, ada sebuah Model Y yang kehilangan seluruh atapnya karena segel yang dipasang dengan buruk.


Penarikan yang lebih kecil dicetuskan untuk 401 kendaraan Model Y dari model tahun 2020, karena terdapat baut yang longgar di lengan kontrol atas yang terhubung ke steering knuckles. Jika baut tersebut tidak dikencangkan dengan benar, lengan dapat terlepas dari steering knuckles dan akan mempengaruhi pada saat mengemudikan mobil. Ini juga bukan pertama kalinya kemudi Tesla bermasalah, sebelumnya mereka juga pernah menarik 123.000 unit Model S karena masalah power steering.


Tesla mengatakan dalam laporan NHTSA bahwa mereka mengetahui hanya tiga kendaraan yang terdapat baut lepas, dan sejauh ini belum ada kecelakaan atau cedera terkait dengan permasalahan tersebut. Tesla juga mengatakan akan menguji dan memperbaiki kendaraan yang terkena dampak secara gratis asalkan memenuhi syarat untuk penarikan kembali. 


Jika dilihat-lihat, recall ini sepertinya tidak akan berdampak banyak pada kesuksesan finansial Tesla baru-baru ini. Seperti diketahui, saham Tesla telah meningkat lebih dari $ 40 miliar di tahun ini, dan mereka bahkan sedang bersiap untuk masuk dalam bursa S&P 500 pada desember mendatang.

0 Komentar


Tambah Komentar