https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4cfe2a55-d42b-4830-901b-4d07b2509ca8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/97305943-4eb5-4fc4-b47a-e700e3d3aab8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3134ee6b-0fe8-4feb-90c7-eda119e81931.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/01974400-fd6a-451d-ab73-48c3cfc71b24.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0c1b07f2-9d5f-4ab5-8b03-88bb3fb7ecba.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4cfe2a55-d42b-4830-901b-4d07b2509ca8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/97305943-4eb5-4fc4-b47a-e700e3d3aab8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0c1b07f2-9d5f-4ab5-8b03-88bb3fb7ecba.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4cfe2a55-d42b-4830-901b-4d07b2509ca8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/97305943-4eb5-4fc4-b47a-e700e3d3aab8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3134ee6b-0fe8-4feb-90c7-eda119e81931.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/01974400-fd6a-451d-ab73-48c3cfc71b24.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0c1b07f2-9d5f-4ab5-8b03-88bb3fb7ecba.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4cfe2a55-d42b-4830-901b-4d07b2509ca8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/97305943-4eb5-4fc4-b47a-e700e3d3aab8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3134ee6b-0fe8-4feb-90c7-eda119e81931.jpeg

Terkena Ransomware, Ferrari Tolak Bayar Tebusan Dan Akan Buru Pelakunya

22 March 2023

dilihat 182x

Mobilku.com - Ferrari belum lama ini mengatakan mengatakan bahwa mereka telah terkena serangan ransomware yang berpotensi mengungkap informasi tentang pelanggan mereka.


“Data tertentu yang berkaitan dengan klien kami telah terungkap, termasuk nama, alamat, email, dan nomor telepon,” kata Chief Executive Officer Benedetto Vigna.


Namun Vigna mengatakan bahwa tersebut tidak mengandung rincian pembayaran, nomor rekening bank, atau mobil Ferrari yang dimiliki atau dipesan. Sejumlah data penting berhasil di amankan oleh pabrikan asal Italia tersebut.


Dalam serangan ransomware, file komputer korban akan dikunci oleh si penyerang. Mereka akan meminta sejumlah uang untuk membukanya, dan mengancam akan menghapus seluruh data kecuali mereka menerima pembayaran.


Sejauh ini Ferrari telah memulai penyelidikan bekerja sama dengan perusahaan keamanan dunia maya terkemuka. Ferrari dengan tegas juga mengatakan bahwa mereka tidak akan memenuhi tuntutan para hacker, dan akan mencari pelakunya.


0 Komentar


Tambah Komentar