https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e37fde19-8248-4051-9dc8-0caa9b0b3684.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5ba041ac-4993-4285-b885-7d3ac5678225.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d38bc811-66cf-4be2-b4bc-4f1f19bce152.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/017a037d-0974-4c5c-bc4b-dda512b00fa6.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/db567ca9-6224-4a7b-a80a-f8e96dcba37a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3d1bded4-8ebd-44af-85e5-aed5b13e0015.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e37fde19-8248-4051-9dc8-0caa9b0b3684.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5ba041ac-4993-4285-b885-7d3ac5678225.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3d1bded4-8ebd-44af-85e5-aed5b13e0015.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e37fde19-8248-4051-9dc8-0caa9b0b3684.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5ba041ac-4993-4285-b885-7d3ac5678225.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d38bc811-66cf-4be2-b4bc-4f1f19bce152.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/017a037d-0974-4c5c-bc4b-dda512b00fa6.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/db567ca9-6224-4a7b-a80a-f8e96dcba37a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3d1bded4-8ebd-44af-85e5-aed5b13e0015.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e37fde19-8248-4051-9dc8-0caa9b0b3684.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5ba041ac-4993-4285-b885-7d3ac5678225.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d38bc811-66cf-4be2-b4bc-4f1f19bce152.jpg

Synthetic Fuel, Upaya Porsche Untuk Memastikan Mobil Bensin Tetap Eksis

18 February 2021

dilihat 97x

Mobilku.com - Porsche dikabarkan akan segera memulai uji coba bahan bakar sintetis pada tahun 2022. Pihak Porsche mengklaim bahwa ini merupakan salah satu cara untuk mempertahankan mobil berbahan bakar bensin di era elektrifikasi.


Pabrikan mobil asal Jerman tersebut diketahui telah mempelajari penggunaan bahan bakar sintetis sejak beberapa tahun lalu. Porsche bahkan telah mengumumkan kemitraannya dengan Siemens Energy, AME, Enel, dan perusahaan minyak Chili ENAP untuk membangun pabrik bahan bakar sintetis dengan skala industri.


Pabrik ini rencananya akan mulai beroperasi pada tahun 2022, dan akan menghasilkan 55 juta liter bahan bakar sintetis pada tahun 2024. Porsche bahkan cukup ambisius dalam hal ini, dimana mereka juga menargetkan kenaikan produksi sebanyak sepuluh kali lipat dari jumlah sebelumnya di tahun 2026.


Chief Executive Porsche Oliver Blume menjelaskan, e-fuels memiliki kemudahan dalam pengaplikasian nya. Bahan bakar ini bahkan dapat digunakan pada hampir semua mesin pembakaran dan plug-in hybrid, serta dapat memanfaatkan jaringan SPBU yang sudah ada.


Bos Porsche Frank Walliser juga ikut menjelaskan bahwa perusahaannya kini sudah berada di jalur yang tepat bersama dengan mitra mereka di Amerika Selatan. Dia juga menambahkan bahwa proyek ini merupakan perjalanan panjang dengan investasi besar, sekaligus salah satu upaya perusahaan untuk mengurangi dampak CO2 di sektor transportasi.


Ide besar di balik kehadiran bahan bakar sintetis ini adalah bahwa setiap pabrikan mobil nantinya masih bisa menggunakan mesin petrol mereka tanpa harus penambahan komponen apapun. "Bahan bakar ini tidak akan mempengaruhi kinerja kendaraan, emisinya jauh lebih baik. Kami mencatat lebih sedikit partikel emisi yang keluar, jadi kami menuju ke arah yang benar," ujar Walliser.


Menurut beberapa laporan, bahan bakar sintetis Porsche ini dibuat dengan menggabungkan hidrogen dengan karbon yang menguap di udara untuk menghasilkan metanol. Bahan tersebut kemudian diubah menjadi material pengganti bensin yang dapat digunakan oleh setiap kendaraan bermesin pembakaran internal. Jika produk ini berhasil dikembangkan dan diproduksi secara massal, tidak menutup kemungkinan bahwa mobil-mobil petrolhead sejati akan terus bertahan di era mobil listrik.

0 Komentar


Tambah Komentar