https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f0ede00e-8589-4506-8da2-d723f385cd69.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3be07d58-77ec-4a33-bf8e-14ae8bf0963c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f5a63b4e-3e73-42a8-9712-7dafdacb2bdc.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/118ff5cc-1806-4366-b9ce-4ad2af2b3c30.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d04e6ddc-4c18-460b-b42d-6b92988b5684.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f0ede00e-8589-4506-8da2-d723f385cd69.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3be07d58-77ec-4a33-bf8e-14ae8bf0963c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d04e6ddc-4c18-460b-b42d-6b92988b5684.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f0ede00e-8589-4506-8da2-d723f385cd69.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3be07d58-77ec-4a33-bf8e-14ae8bf0963c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f5a63b4e-3e73-42a8-9712-7dafdacb2bdc.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/118ff5cc-1806-4366-b9ce-4ad2af2b3c30.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d04e6ddc-4c18-460b-b42d-6b92988b5684.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f0ede00e-8589-4506-8da2-d723f385cd69.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3be07d58-77ec-4a33-bf8e-14ae8bf0963c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f5a63b4e-3e73-42a8-9712-7dafdacb2bdc.jpeg

SUV Jaman Sekarang Makin Bongsor dan Membahayakan Keselamatan

30 January 2024

dilihat 884x

Mobilku.com - Federasi Eropa untuk Transportasi dan Lingkungan melakukan sebuah studi terkait fakta bahwa kendaraan jenis SUV terlalu besar dan memakan banyak ruang di jalan raya.


Data studi tersebut mengungkapkan bahwa SUV keluaran terbaru menjadi lebih lebar satu sentimeter. Akibatnya, mobil-mobil yang semakin gemuk ini menjadi terlalu besar untuk jalan raya dan tempat parkir.


Rata-rata lebar mobil baru kini melebihi 180 sentimeter, kira-kira seukuran tempat parkir pada umumnya di jalan-jalan Eropa. Hal ini secara efektif mempersempit jalur mengemudi yang dapat digunakan, sehingga menimbulkan tantangan khusus di kota-kota bersejarah dengan jalan yang lebih sempit.


Misalnya, BMW X5, X6, X7, dan XM semuanya memiliki lebar melebihi 200 sentimeter (78,7 inci), sedangkan Mercedes GLS, Audi Q8, Porsche Cayenne, dan Volkswagen Touareg berada tepat di bawah ambang batas tersebut.


Pertumbuhan yang berkelanjutan tidak semata-mata disebabkan oleh permintaan akan mobil yang lebih lega; hal ini juga dipengaruhi oleh meningkatnya peraturan keselamatan. 


Salah satu contoh yang mudah terlihat adalah pilar kendaraan masa kini yang melebar dibandingkan beberapa dekade lalu. Karena regulator mewajibkan lebih banyak fitur keselamatan, produsen mobil memerlukan ruang ekstra untuk mengakomodasi perangkat keras yang diperlukan. 


Salah satu kekuatan pendorong di balik tren yang memprihatinkan ini adalah SUV. Masyarakat sepertinya tidak pernah merasa puas dengan hal tersebut, dan para pembuat mobil dengan senang hati menurutinya. 


Selain dipercaya terlalu "gemuk" di jalanan, ada kekhawatiran mengenai keselamatan, karena penelitian yang dilakukan oleh Institut Keselamatan Jalan Belgia mengungkapkan beberapa hasil yang mengkhawatirkan. 


Data kecelakaan yang tercatat di Belgia pada tahun 2017 hingga 2021 menunjukkan bahwa menaikkan bagian depan kendaraan sebesar 10 persen meningkatkan risiko kematian pejalan kaki atau pengendara sepeda sebesar 30 persen. Hal ini lantaran bobot yang berat dengan kecepatan yang tinggi akan menghasilkan daya tabrak yang sangat luar biasa.




0 Komentar


Tambah Komentar