https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e8bc69db-d6b7-44e2-bcf9-b4e37a8ec52c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f05df2e0-de0c-4af0-b58c-8793f430f5d2.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/639a4b5c-90d4-4478-9f83-ce3350dccc65.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ee56aaef-66d9-49da-a071-5636843319a2.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7ad174cc-1347-4552-89bd-d847f96ca07d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e8bc69db-d6b7-44e2-bcf9-b4e37a8ec52c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f05df2e0-de0c-4af0-b58c-8793f430f5d2.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7ad174cc-1347-4552-89bd-d847f96ca07d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e8bc69db-d6b7-44e2-bcf9-b4e37a8ec52c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f05df2e0-de0c-4af0-b58c-8793f430f5d2.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/639a4b5c-90d4-4478-9f83-ce3350dccc65.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ee56aaef-66d9-49da-a071-5636843319a2.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7ad174cc-1347-4552-89bd-d847f96ca07d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e8bc69db-d6b7-44e2-bcf9-b4e37a8ec52c.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f05df2e0-de0c-4af0-b58c-8793f430f5d2.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/639a4b5c-90d4-4478-9f83-ce3350dccc65.jpeg

Subaru Thailand Dan Malaysia Resmi Hentikan Produksi

01 June 2024

dilihat 77x

Mobilku.com - Tan Chong International Limited (TCIL) dan Subaru Corporation mengumumkan rencana mereka untuk menghentikan operasi perakitan lokal (CKD) mobil Subaru di Asia Tenggara. Mulai tahun 2025 mendatang, Subaru akan menghentikan seluruh produksi CKD mobil-mobil mereka di Thailand dan Malaysia.


TCIL adalah perusahaan induk Motor Image Group, distributor regional eksklusif kendaraan Subaru di sebagian besar wilayah Asia. Pada 2017, mereka membentuk perusahaan patungan Tan Chong Subaru Automotive Thailand (TCSAT) dengan Subaru Corporation, untuk perakitan lokal kendaraan Subaru di Thailand.


Pabrik tersebut merupakan pabrik khusus Subaru pertama di luar Jepang di Asia, dan pabrik ketiga yang sepenuhnya memproduksi kendaraan Subaru di seluruh dunia. Fasilitas tersebut beroperasi sejak 2018, dan saat ini memproduksi Subaru Forester generasi kelima buat pasar Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja.


Di Malaysia, Subaru memulai pengoperasian pabrik CKD di pabrik Tan Chong Motor Assemblies pada tahun 2012. Saat ini, hanya Subaru XV yang dirakit secara lokal di pabrik di Segambut, dan model tersebut juga diekspor ke pasar lain.


Penghentian operasi pabrik CKD di Asia Tenggara ini digambarkan sebagai 'pendekatan orientasi masa depan untuk beradaptasi dengan dinamika pasar negara berkembang', karena perusahaan percaya bahwa model bisnis CKD tidak lagi bisa berkelanjutan dalam jangka panjang.


"TCIL dan Subaru Corporation terus bergerak cepat dan menjajaki peluang bisnis tambahan yang layak bersama-sama di Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Kamboja. TCIL dan Subaru Corporation yakin bahwa keputusan strategis ini akan memposisikan Subaru untuk terus sukses di pasar yang dinamis ini," tulis pernyataan mereka.


Dengan dihentikannya operasional CKD di Thailand dan Malaysia, maka mobil-mobil Subaru yang dipasarkan di Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Kamboja akan diimpor penuh (CBU) dari Jepang. 


Sementara Indonesia sepertimya tidak akan terlalu terdampak dengan kebijakan tersebut, sebab Subaru Indonesia sudah sejak awal mengimpor mobil Subaru dari Jepang.




0 Komentar


Tambah Komentar