https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c1e07258-cbe1-40b1-a6c5-e6bee206d90b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e9c8bbbd-2f3d-4bfe-a9f7-c01d7095afc2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a4bff590-94ae-4ec9-9899-79d8a5abacf4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e3babbd4-2d46-46dc-8c82-f1bf84a3245c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5b09d1fd-5383-4172-be59-24d552af76a4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f03b0bc4-27a3-4569-874d-5eaaf4f8bbb9.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c1e07258-cbe1-40b1-a6c5-e6bee206d90b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e9c8bbbd-2f3d-4bfe-a9f7-c01d7095afc2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f03b0bc4-27a3-4569-874d-5eaaf4f8bbb9.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c1e07258-cbe1-40b1-a6c5-e6bee206d90b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e9c8bbbd-2f3d-4bfe-a9f7-c01d7095afc2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a4bff590-94ae-4ec9-9899-79d8a5abacf4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e3babbd4-2d46-46dc-8c82-f1bf84a3245c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5b09d1fd-5383-4172-be59-24d552af76a4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f03b0bc4-27a3-4569-874d-5eaaf4f8bbb9.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c1e07258-cbe1-40b1-a6c5-e6bee206d90b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e9c8bbbd-2f3d-4bfe-a9f7-c01d7095afc2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a4bff590-94ae-4ec9-9899-79d8a5abacf4.jpg

Stop Produksi Entry-Level, Mercedes-Benz Bakal Fokus Pada Jajaran Mewahnya

21 May 2022

dilihat 135x

Mobilku.com - Mercedes belum lama ini telah menyampaikan rencana bisnis baru yang akan menyalurkan lebih dari 75 persen investasinya untuk segmen mobil mewah guna meningkatkan profitabilitas hingga 60 persen di tahun 2026.


Untuk mencapai rencana tersebut, Mercedes-Benz kabarnya harus rela mengorbankan beberapa jajaran entry-level mereka agar sumber daya yang dimiliki dapat dialihkan untuk membangun mobil-mobil segmen kelas atas. Rencana Mercedes tersebut juga akan membagi beberapa mobil menjadi tiga kategori, yakni Entry Luxury, Core Luxury dan Top-End Luxury. 


Berikut adalah pembagian segmen yang Mercedes lakukan:


Entry Luxury

  • CLA & GLA

  • B Class & GLB

  • EQA & EQB


Core Luxury

  • C-Class

  • E-Class

  • EQC & EQE

  • GLC & GLE


Top End Luxury

  • S-Class

  • G-Class

  • EQS & EQG


Selain ketiga segmen diatas, nantinya akan ada sebuah segmen ultra mewah yang disebut seri 'Mythos' dimana dalam seri ini akan berkumpul varian paling mewah dari Maybach, AMG, dan juga EQ. Kendaraan dari jajaran Mythos ini kabarnya akan diproduksi sangat eksklusif, dan hanya dapat dibeli oleh kolektor Mercedes-Benz saja. 


Strategi tersebut dibagikan dalam acara bertajuk "Economics of Desire" yang diselenggarakan di Côte d'Azur, Prancis. Dalam acara tersebut, Mercedes-Benz memuji angka penjualan AMG dan Maybach yang melonjak cukup signifikan.


Pergeseran strategi ini juga diketahui merupakan cara pabrikan asal Jerman tersebut melakukan pendekatan pangsa pasar yang kini sudah semakin bervariasi. Kami melihat jika upaya Mercedes-Benz mengkategorikan produknya agar lebih mudah dikenali dan dikembangkan sesuai dengan selera segmennya masing-masing.


Kita semua tahu bahwa model dengan spesifikasi lebih tinggi memiliki margin keuntungan yang lebih besar. Dan dengan cara inilah Mercedes-Benz akan memiliki cukup uang untuk terus berkembang dan beroperasi.

0 Komentar


Tambah Komentar