https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/26c5d7d7-bc5a-4547-a9da-313ded20b87c.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b22165eb-e043-4cc8-881b-004670a860b4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/50877971-57a1-4cb4-824a-9e7fc9a8b641.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c45bcb75-932f-4df5-9fb2-6c5c8598aceb.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2f0431fa-b084-40e9-9f63-fc43af63f501.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/26c5d7d7-bc5a-4547-a9da-313ded20b87c.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b22165eb-e043-4cc8-881b-004670a860b4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2f0431fa-b084-40e9-9f63-fc43af63f501.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/26c5d7d7-bc5a-4547-a9da-313ded20b87c.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b22165eb-e043-4cc8-881b-004670a860b4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/50877971-57a1-4cb4-824a-9e7fc9a8b641.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c45bcb75-932f-4df5-9fb2-6c5c8598aceb.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2f0431fa-b084-40e9-9f63-fc43af63f501.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/26c5d7d7-bc5a-4547-a9da-313ded20b87c.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b22165eb-e043-4cc8-881b-004670a860b4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/50877971-57a1-4cb4-824a-9e7fc9a8b641.jpg

Startup Asal California Kembangkan Teknologi Untuk Memperpanjang Umur Baterai Lithium

14 August 2020

dilihat 85x

Mobilku.com - Baterai lithium-ion merupakan salah satu komponen penting untuk kendaraan listrik. Namun baterai tersebut juga memiliki kekurangan yaitu, sulit dibuat dan mudah terdegradasi seiring berjalannya waktu.


Sebuah perusahaan yang berbasis di San Leandro California, pada hari Kamis lalu mengatakan bahwa mereka telah berhasil mengumpulkan pendanaan sebesar $ 4 juta dan akan bekerja dengan raksasa kimia Jerman BASF SE untuk mengatasi masalah pada baterai lithium-ion. Mereka bertujuan agar suatu hari nanti hasil temuan mereka dapat mengurangi biaya produksi baterai lithium ion dan memperpanjang masa hidup baterai.


Untuk menghasilkan tenaga listrik, biasanya lithium-ion akan bergerak di antara elektroda yang ada di dalam baterai. Tetapi saat mereka melewati lapisan, beberapa lithium terkadang macet, dan mempersulit ion yang tersisa dalam bergerak maju mundur hingga menghasilkan energi. Maka dari itu, perusahaan yang menyebut dirinya sebagai Coreshell Technologies, diketahui telah membuat lapisan yang membuat lithium-ion langsung masuk ke permukaan elektroda. 


Coreshell mengatakan bahwa lapisannya memungkinkan lithium untuk lebih mudah masuk tanpa harus macet. Penggunaan lapisan tersebut juga akan mempercepat proses pembuatan baterai, yang artinya baterai akan lebih tahan lama karena jumlah lithium yang terpakai lebih sedikit. Namun inti dari penelitian tersebut adalah, bagaimana cara mengaplikasikan lapisan dalam tersebut dalam bentuk cair, karena lapisan elektroda dibuat dengan mesin "roll-to-roll" yang menyerupai mesin cetak koran.


“Penemuan ini harus sesuai dengan gaya pemrosesan agar layak secara ekonomi. Dan itu bukanlah sesuatu yang dapat dilakukan siapapun sebelumnya dengan lapisan ini.” kata Jonathan Tan, selaku CEO dan salah satu pendiri perusahaan. Coreshell adalah salah satu dari sekian banyak startup yang mencoba untuk mencegah baterai cepat terdegradasi. Jika penemuannya berhasil, penggunaan baterai lithium ion tentu akan meningkat. Namun dalam 10 atau 20 tahun kedepan, apakah masih worth it menggunakan bahan lithium? mengingat mahalnya bahan baku dan limbahnya yang buruk bagi lingkungan.

0 Komentar


Tambah Komentar