https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/81f2d2cf-d1f6-4e8f-86e3-8aa3714ba47d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/87e07f79-8266-4468-afe0-ae4b192809a7.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/323cb8e4-a183-4486-b978-f245dc0a9ae6.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/68c410c7-5594-439a-a4e3-450bbcb1190e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ff1fa8b6-26c5-480f-a67a-ad6bcafd512b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/81f2d2cf-d1f6-4e8f-86e3-8aa3714ba47d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/87e07f79-8266-4468-afe0-ae4b192809a7.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ff1fa8b6-26c5-480f-a67a-ad6bcafd512b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/81f2d2cf-d1f6-4e8f-86e3-8aa3714ba47d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/87e07f79-8266-4468-afe0-ae4b192809a7.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/323cb8e4-a183-4486-b978-f245dc0a9ae6.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/68c410c7-5594-439a-a4e3-450bbcb1190e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ff1fa8b6-26c5-480f-a67a-ad6bcafd512b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/81f2d2cf-d1f6-4e8f-86e3-8aa3714ba47d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/87e07f79-8266-4468-afe0-ae4b192809a7.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/323cb8e4-a183-4486-b978-f245dc0a9ae6.jpeg

Siap Produksi Tahun 2024, Presiden Jokowi Terkesan Melihat Pabrik Baterai Milik Hyundai

15 September 2023

dilihat 129x

Mobilku.com - PT HLI Green Power belum lama ini menerima kunjungan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi di pabrik sel baterai kendaraan listrik yang berlokasi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada hari ini, Kamis, 14 September 2023. Pabrik ini merupakan hasil kerja Hyundai Motor Group dengan LG Energy Solution.


Dalam kunjungan tersebut, President Hyundai Motor ASEAN Headquarters Lee Yong Tak mengatakan bahwa Presiden Jokowi sangat mengapresiasi proses pengembangan pabrik sel baterai HLI sejak menyaksikan groundbreaking pada September 2021 lalu.


Pabrik tersebut diharapkan dapat beroperasi dan memproduksi baterai secara massal pada April 2024. Fasilitas ini juga dinilai dapat mendukung upaya pemerintah untuk mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik secara menyeluruh dan berkelanjutan.


"Sejalan dengan visi Indonesia, Hyundai terus berkomitmen dalam memimpin elektrifikasi di industri otomotif Tanah Air. PT HLI Green Power menjadi bagian penting dari langkah berkelanjutan Hyundai dalam melakukan investasi untuk membangun ekosistem dan rantai pasok kendaraan listrik di Indonesia," kata Lee Yong Tak.


Pabrik sel baterai HLI tercatat berdiri di lahan seluas 330.000 meter persegi dengan nilai investasi mencapai US$ 1,1 miliar. Fasilitas ini memproduksi sel baterai Lithium-ion dengan total kapasitas 10 GWh per tahun yang bisa menyuplai 150.000 kendaraan listrik murni.


Selain pabrik sel baterai tersebut, Hyundai Motor Group melalui anak perusahaan Hyundai Energi Indonesia juga telah memulai pembangunan pabrik battery system sejak Mei 2023. Fasilitas itu ditargetkan bisa memproduksi 50.000 unit Battery System Assembly (BSA) untuk mobil listrik setiap tahunnya.


Setelah kedua pabrik baterai ini beroperasi, keduanya akan secara berkesinambungan memasok sel baterai dan battery system ke mobil listrik Hyundai yang diproduksi di dalam negeri. Dengan demikian, Hyundai akan menjadi produsen otomotif pertama yang memproduksi mobil listrik dengan baterai buatan lokal di Indonesia.


"Kami optimistis bahwa fasilitas-fasilitas ini akan membantu kami dalam menjawab kebutuhan pasar Indonesia terhadap kendaraan listrik dengan lebih baik," ujar Tack Lee memungkasi.


0 Komentar


Tambah Komentar