https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/03e5691c-c62c-4322-b33d-929f6e160038.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7bbfc590-6695-4562-b313-2bb788b20085.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/194d4f47-6b00-4b30-9ee9-894d69479830.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9007e4ec-d2b3-487a-8e5d-139346d70a57.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/554bfda0-8527-44af-8ce9-e8985c3093b9.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/03e5691c-c62c-4322-b33d-929f6e160038.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7bbfc590-6695-4562-b313-2bb788b20085.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/554bfda0-8527-44af-8ce9-e8985c3093b9.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/03e5691c-c62c-4322-b33d-929f6e160038.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7bbfc590-6695-4562-b313-2bb788b20085.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/194d4f47-6b00-4b30-9ee9-894d69479830.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9007e4ec-d2b3-487a-8e5d-139346d70a57.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/554bfda0-8527-44af-8ce9-e8985c3093b9.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/03e5691c-c62c-4322-b33d-929f6e160038.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7bbfc590-6695-4562-b313-2bb788b20085.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/194d4f47-6b00-4b30-9ee9-894d69479830.jpeg

Shell Bakal Tutup 1000 SPBU Termasuk Di Indonesia, Ada Apa Ya?

22 April 2024

dilihat 74x

Mobilku.com - Shell dikabarkan akan segera menutup 1.000 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di beberapa negara hingga 2025. Sebagai gantinya, perusahaan bakal menggenjot pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) secara masif.


Kebijakan internasional tersebut kabarnya juga bakal merembet pada sejumlah SPBU yang ada di Indonesia. Pada tahun ini saja misalnya, Shell bakal menutup operasional 9 unit SPBU yang ada di wilayah Medan.


Vice President Corporate Relations Shell Indonesia Susi Hutapea mengatakan kebijakan untuk menutup 9 unit SPBU ini sejalan dengan strategi Shell secara global. Terutama untuk menciptakan nilai lebih dengan emisi yang lebih rendah.


"Melalui pengembangan solusi energi rendah karbon dan berfokus pada disiplin, penyederhanaan serta kinerja bisnis, Shell akan menghentikan kegiatan operasi 9 (sembilan) SPBU di Medan, Sumatera Utara, tahun ini," kata Susi kepada media.


Sebagai informasi, langkah Shell diperkirakan bakal mengurangi gerai sebanyak 2,1%, meski Shell tidak memerinci SPBU negara mana saja yang akan ditutup. Tahun 2023 Shell tercatat mengoperasikan 47.000 gerai di seluruh dunia.


Ke depannya, Shell akan memfokuskan rencananya di pasar China dan Eropa. Dimana pertumbuhan kendaraan listrik di kedua wilayah itu melesat sangat tinggi, sehingga butuh lebih banyak SPKLU untuk memenuhi kebutuhan pasar.


Shell kabarnya juga juga akan menambah jumlah titik pengisian daya kendaraan listrik dari sebelumnya 54.000 menjadi 200.000. Rencana ini ditargetkan bisa tercapai pada tahun 2030.


Saat ini SPKLU Shell berlokasi di stasiun pengisian bahan bakar Shell. Selain itu SPKLU Shell juga bisa ditemukan di berbagai pusat mobilitas, seperti supermarket.


Menurut peta pengisian daya Recharge EV Shell, perusahaan mengoperasikan lebih dari 3.700 stasiun pengisian daya di Amerika Serikat (AS) dengan beberapa colokan pengisi daya di setiap lokasi. Sebagai perbandingan, Tesla menawarkan sekitar 6.000 stasiun pengisian daya dengan lebih dari 15.000 colokan pengisian cepat.


Meskipun baru-baru ini terjadi penurunan permintaan kendaraan listrik di AS, Shell yakin transisi energi secara global adalah investasi yang layak dilirik. Shell menyoroti naiknya investasi di basis industri kendaraan listrik China, khususnya di wilayah Shenzhen dan Wuhan.




0 Komentar


Tambah Komentar