Sempat Pertimbangkan Membuat SUV, Bugatti Masih Ingin Fokus Menggarap Hypercar Listrik

21 September 2022

dilihat 38x

Mobilku.com - Bugatti adalah salah satu pabrikan hypercar yang cukup senior dengan belasan unitnya yang mengesankan. Bahkan pada era kepemimpinan CEO Stephan Winkelmann – era sebelum diakuisisi Rimac – fokus Bugatti sempat berpusat pada kendaraan SUV sebagai model masa mendatang guna menghadapi elektrifikasi.


Dalam sebuah wawancara dengan media, Achim Anscheidt selaku kepala desain Bugatti mengatakan bahwa dirinya sempat khawatir jika perubahan desain dan identitas dapat melemahkan eksklusivitas Bugatti.


“Kami selalu memiliki gagasan tentang apa yang bisa menjadi model di masa mendatang. Tapi kemudian kami juga berpikir pada satu titik, apakah perubahan desain ini mampu mulai menjual?" Ujar Anscheidt.


Anscheidt tidak sepenuhnya mengesampingkan gagasan itu. Dia mengatakan jika Bugatti terlalu bersemangat dalam meluncurkan model dengan volume yang lebih tinggi (SUV atau Crossover), maka lini hypercar harus dibuat lebih eksklusif agar terjadinya keseimbangan.


Pendahulu Winkelmann, Wolfgang Dürheimer juga sempat mengungkapkan pada 2016 bahwa ada empat opsi untuk lini model kedua Bugatti yakni sedan, SUV, EV, dan supercar yang lebih terjangkau.


Mengingat trend SUV sangat melejit di berbagai negara, sebenarnya cukup masuk akal jika Bugatti juga ingin meluncurkan model tersebut. Apalagi, Ferrari dan Lamborghini saja sudah mulai nyaman merilis produk di segmen tersebut.


Bugatti punya banyak waktu untuk memutuskan arah perusahaan. Akan tetapi, mereka harus lebih dulu berbicara dengan Rimac sebagai induk perusahaan mereka. Mate Rimac selaku CEO dalam sebuah wawancara mengatakan bahwa tidak akan ada SUV atau EV Bugatti dalam 10 tahun ke depan.


Rimac sebelumnya juga mengatakan bahwa Bugatti hanya akan berfokus pada powertrain hybrid untuk bab berikutnya, dan belum ada niatan menjadi EV apalagi berwujud SUV.

0 Komentar


Tambah Komentar