https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/225543c5-a642-48e1-a055-0ba47e8e31aa.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/19953aa7-da7e-4020-b98d-ccdf357d70ce.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e87c73ea-e329-44fc-9cde-e235b8991f5b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1503eddf-557d-4750-abd7-c72612dac4ec.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e19a5fb7-9c57-4a0f-bb43-13a409bc1cc2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/951f8e74-f2d9-4914-9755-93943178e461.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/225543c5-a642-48e1-a055-0ba47e8e31aa.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/19953aa7-da7e-4020-b98d-ccdf357d70ce.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/951f8e74-f2d9-4914-9755-93943178e461.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/225543c5-a642-48e1-a055-0ba47e8e31aa.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/19953aa7-da7e-4020-b98d-ccdf357d70ce.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e87c73ea-e329-44fc-9cde-e235b8991f5b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1503eddf-557d-4750-abd7-c72612dac4ec.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e19a5fb7-9c57-4a0f-bb43-13a409bc1cc2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/951f8e74-f2d9-4914-9755-93943178e461.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/225543c5-a642-48e1-a055-0ba47e8e31aa.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/19953aa7-da7e-4020-b98d-ccdf357d70ce.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e87c73ea-e329-44fc-9cde-e235b8991f5b.jpg

Sejumlah Mobil Impor Bebas Tarif Bea Cukai di AS

07 November 2019

dilihat 51x

Mobilku.com - Pemerintahan Trump mungkin tidak perlu menempatkan tarif pada mobil impor akhir bulan ini setelah mengadakan "percakapan yang baik" dengan produsen otomotif di Uni Eropa, Jepang dan negara lainnya, kata Menteri Perdagangan Wilbur Ross.


Pada bulan Mei, White House setuju untuk menunda tarif baru pada kendaraan impor dan suku cadang selama 6 bulan sebagaimana Washington terlibat dalam negosiasi dengan Uni Eropa dan Jepang. Sementara AS mencapai kesepakatan dengan Jepang bulan lalu mengenai penghindaran tarif, Uni Eropa belum mencapai kesepakatan dengan pemerintahan Trump yang mana batas waktu sudah mendekati.


"Harapan kami adalah bahwa negosiasi yang telah kami lakukan dengan masing - masing perusahaan tentang rencana investasi modal mereka akan cukup berbuah bahwa mungkin itu tidak diperlukan untuk menempatkan 232 sepenuhnya berlaku, bahkan mungkin tidak perlu untuk menempatkan sebagian berlaku," Ross mengatakan kepada Televisi Bloomberg pada hari minggu, mengacu pada penyelidikan yang berdasarkan pasal 232 pada hukum perdagangan 1962.


"Kami sudah memiliki percakapan yang sangat baik dengan teman - teman Eropa, Jepang dan Korea kami yang mana mereka adalah produsen mobil terbesar di dunia," kata Ross di Bangkok dimana dia menghadiri pertemuan puncak regional. Korea Selatan sebelumnya telah dibebaskan dari semua tarif karena sudah melakukan negosiasi kembali mengenai U.S. - Korea Free Trade Agreement atau KORUS yang juga disebut sebagai perjanjian dagang antara AS dengan Korea tahun lalu.


Uni Eropa telah menyatakan bahwa mobil buatan dari 28 negara yang sudah ditentukan tidak menimbulkan ancaman bagi keamanan nasional AS dan seharusnya bukan menjadi target dari tarif yang diberlakukan oleh Amerika. Pada bulan September, Komisioner Perdagangan Eropa Cecilia Malmstrom kepada Bloomberg bahwa dia berharap batas waktunya akan diperpanjang.


Washington sudah mengenakan tarif bea cukai ke negara Uni Eropa dengan kewajibannya pada ekspor baja dan alumunium yang menggunakan keadilan keamanan nasional yang sama. Pembicaraan tentang kesepakatan perdagangan telah terhenti sebagian terhadap penolakan Uni Eropa untuk memasukkan produk pertanian.

0 Komentar


Tambah Komentar