https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/71f0717b-5501-477b-bd2e-a520d1f9940f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e03cbda4-87ef-4ad6-82c4-8b6b3139ad66.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e18c2e7c-b6ee-48ef-be17-69a0c41d348e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2c386d7a-08b7-4b80-9572-8f22362bcf47.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5c23fe4d-2d32-43f4-9c0a-9ba5b8d27674.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/71f0717b-5501-477b-bd2e-a520d1f9940f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e03cbda4-87ef-4ad6-82c4-8b6b3139ad66.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5c23fe4d-2d32-43f4-9c0a-9ba5b8d27674.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/71f0717b-5501-477b-bd2e-a520d1f9940f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e03cbda4-87ef-4ad6-82c4-8b6b3139ad66.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e18c2e7c-b6ee-48ef-be17-69a0c41d348e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2c386d7a-08b7-4b80-9572-8f22362bcf47.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5c23fe4d-2d32-43f4-9c0a-9ba5b8d27674.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/71f0717b-5501-477b-bd2e-a520d1f9940f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e03cbda4-87ef-4ad6-82c4-8b6b3139ad66.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e18c2e7c-b6ee-48ef-be17-69a0c41d348e.jpg

Segera Diberlakukan, Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi Bisa Kena Tilang

07 July 2022

dilihat 39x

Mobilku.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan bahwa sanksi tilang bagi kendaraan yang tidak lolos uji emisi akan segera diberlakukan. 


"Penerapan persisnya dalam waktu dekat ini akan saya sampaikan, karena memang masih kami komunikasikan. Saat ini, Dinas LH DKI masih berkoordinasi dengan Samsat Polda Metro Jaya," kata Asep Selasa, 5 Juli 2022 lalu.


Sebenarnya, sanksi tilang untuk kendaraan yang tidak lolos uji emisi ini direncanakan berlaku pada 13 November 2021 lalu. Hanya saja, rencana tersebut batal dilakukan lantaran belum banyak kendaraan yang ikut uji emisi. Selain itu, fasilitas bengkel uji emisi di Jakarta dan sekitarnya juga belum cukup banyak untuk melayani permintaan uji emisi.


Menurut Asep, Polda Metro Jaya tidak hanya akan menangani wilayah hukum Jakarta saja, tetapi juga Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek). Oleh sebab itu, Pemprov DKI Jakarta perlu berkoordinasi secara intensif dengan daerah penyangga tersebut. "Kami mendorong kota-kota di sekitar Jakarta, khususnya masih wilayah kerjanya Polda Metro Jaya untuk juga melakukan uji emisi," jelasnya.


Sebagai bentuk penindakan terhadap kendaraan tak lolos uji emisi, Pemprov DKI Jakarta juga akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk melarang perpanjangan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) bagi kendaraan yang tak lolos uji emisi.


Ke depannya, uji emisi ini juga akan menjadi salah satu persyaratan perpanjangan STNK bagi seluruh kendaraan roda empat. Dengan adanya program ini diharapkan jalanan di Jabodetabek jauh lebih bersih dari sebelumnya.

0 Komentar


Tambah Komentar