https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f4443218-1daa-4e34-87e4-5c52ee3eac47.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a608f71d-d6c4-4fc9-8de1-ab389d178c01.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2336d034-5383-40dd-89c6-bec5b64e4c31.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bc24c96f-7cae-4bf4-a87b-87896e2b857c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7a2e3e50-01ba-4ce3-baa8-262df32c6f25.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f4443218-1daa-4e34-87e4-5c52ee3eac47.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a608f71d-d6c4-4fc9-8de1-ab389d178c01.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7a2e3e50-01ba-4ce3-baa8-262df32c6f25.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f4443218-1daa-4e34-87e4-5c52ee3eac47.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a608f71d-d6c4-4fc9-8de1-ab389d178c01.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2336d034-5383-40dd-89c6-bec5b64e4c31.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bc24c96f-7cae-4bf4-a87b-87896e2b857c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7a2e3e50-01ba-4ce3-baa8-262df32c6f25.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f4443218-1daa-4e34-87e4-5c52ee3eac47.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a608f71d-d6c4-4fc9-8de1-ab389d178c01.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2336d034-5383-40dd-89c6-bec5b64e4c31.jpg

Santai Hadapi Elektrifikasi, Lamborghini Masih Ingin Melihat Respon Para Pelanggan

16 April 2022

dilihat 122x

Mobilku.com - Lamborghini adalah brand yang terkenal dengan kekuatan dan kemegahan tertinggi pada setiap produknya. Bukan hanya produk supercarnya saja, traktor hingga speedboat juga menjadi simbol kekuatan sang banteng.


Namun semakin hari kebutuhan dan keinginan konsumen terus bergerak, apalagi di era mobil listrik semua pihak berpacu untuk menjadi yang terhebat agar bisa menguasai pasar yang mereka inginkan.


Berbicara dengan media, CEO Lamborghini Stephan Winkelmann mengakui bahwa selera pelanggan mereka memang sudah mulai berubah. “Pelanggan muda kami hanya ingin bertemu jika kami mulai berpikir tentang perubahan. Generasi muda ini tumbuh dengan elektrifikasi, dan kami akan menyiapkannya,” ujar Winkelmann.


Untuk membuat transisi elektrifikasi Lamborghini berjalan mulus, Winkelmann percaya bahwa kuncinya adalah menawarkan model hybrid terlebih dahulu sebelum full elektrifikasi. “Hal pertama adalah membuat hybrid yang lebih baik dari sebelumnya. Ketika kita mendapatkan formula mobil yang tepat, elektrifikasi hanyalah masalah waktu,” tambah Winkelmann.


Meskipun Lamborghini benar-benar dapat unggul dalam hibridisasi untuk setiap mobilnya, penawaran mobil full listrik tetap akan masuk daftar prioritas mereka. Hal tersebut dilakukan guna mempersiapkan portofolio untuk 10 atau 15 tahun kedepan, dan salah satu yang dikabarkan akan segera tiba adalah Lamborghini Urus EV.


Terlepas dari selera pelanggan yang terus bergeser, sebenarnya Lamborghini tidak punya alasan kuat untuk terburu-buru menghadirkan varian full listrik. Pasalnya, Aventador Ultimate yang merupakan mobil bensin bisa terjual habis dalam sekejap mata. Ini membuktikan bahwa mobil dengan harga jutaan dollar tersebut masih sangat diminati.


Winkelmann selalu menegaskan bahwa setiap pemilik Lamborghini harus mendapatkan acungan jempol kemanapun mereka lewat. Entah itu listrik atau hybrid, Lamborghini akan memastikan jika produk mereka benar-benar dapat memuaskan pelanggannya. Dan mereka tidak ingin diburu-buru hanya karena mengikuti trend semata.

0 Komentar


Tambah Komentar