https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a24f7418-998e-457b-a094-e7b3ee1cbae4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0d9bef5c-f20c-4c7a-9bd2-e567d917274f.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/eb7d4406-b296-4bd7-92e7-3f6b865557cb.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/735b0946-3faf-4966-b498-2267a054d994.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b0026dd0-4c9f-4f9e-8343-00303857067b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a24f7418-998e-457b-a094-e7b3ee1cbae4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0d9bef5c-f20c-4c7a-9bd2-e567d917274f.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b0026dd0-4c9f-4f9e-8343-00303857067b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a24f7418-998e-457b-a094-e7b3ee1cbae4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0d9bef5c-f20c-4c7a-9bd2-e567d917274f.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/eb7d4406-b296-4bd7-92e7-3f6b865557cb.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/735b0946-3faf-4966-b498-2267a054d994.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b0026dd0-4c9f-4f9e-8343-00303857067b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a24f7418-998e-457b-a094-e7b3ee1cbae4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0d9bef5c-f20c-4c7a-9bd2-e567d917274f.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/eb7d4406-b296-4bd7-92e7-3f6b865557cb.jpeg

Rolls-Royce Lebih Pilih Hydrogen Ketimbang Baterai Untuk Sumber Energi Masa Depan

13 June 2023

dilihat 87x

Mobilku.com - Tahun lalu Rolls-Royce telah resmi meluncurkan kendaraan listrik pertamanya yang diberi nama Spectre EV. EV sepertinya bukan jalan satu-satunya menuju elektrifikasi. Karena menurut kabar terbaru, perusahan asal Inggris tersebut sedang mempertimbangkan penggunaan sel bahan bakar hidrogen.


Torsten Muller-Otvos selaku CEO Rolls-Royce mengatakan bahwa sel bahan bakar hidrogen sangat mirip dengan baterai listrik. Muller-Otvos merasa jika penggunaan sel bahan bakar mampu membuat produknya lebih eksklusif dan terlihat menggoda para calon pembeli.


Namun, hal tersebut diperkirakan tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Rolls-Royce akan menunggu hingga teknologinya mencapai tahap yang lebih maju. "Penggunaan sel hidrogen adalah salah satu yang pasti kami kejar. Mengapa tidak? Kami mungkin keluar dari baterai, dan kami mungkin masuk ke sel bahan bakar," kata Muller-Otvos.


Rolls-Royce sejatinya dirancang untuk menjadi kendaraan mewah terbaik di dunia. Tapi kemewahan harus terus melampaui veneer kayu dan kulit lembut. Kemewahan sejati adalah kebebasan, kemampuan untuk bepergian dengan kecepatan tinggi (dan dengan mudah) tanpa kompromi atau kekhawatiran.


Harus diketahui pula sebagian besar pemilik Rolls-Royce sudah pasti memiliki infrastruktur pengisian daya EV di garasi mereka, mengisi bahan bakar dengan tentu hidrogen akan menimbulkan tantangan yang lebih signifikan. 


"Ada banyak ruang di untuk instal pengisian daya. Semua klien kami sudah pasti punya di setiap garasinya. Namun Hydrogen, belum banyak yang punya. Ini adalah eksklusivitas yang selalu di cari oleh klien kami" kata Muller-Otvos.


Rolls-Royce mengatakan akan terus mengevaluasi perkembangan teknologi hidrogen dan akan terus menilai kemungkinan kendaraan bertenaga hidrogen. Perlu di Ingat, Rolls-Royce punya portofolio yang bagus dalam mengembangkan mesin tenaga hidrogen. Mereka bahkan telah menciptakan jet engine pesawat bertenaga sel hidrogen.



0 Komentar


Tambah Komentar