https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d285ac93-4525-4cd6-935b-3a663a556efa.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ca2d6513-a885-413a-a2c5-e95f8a3536a7.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/30eb8718-6ad0-417c-9193-184ef4cc8169.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4fcdc55b-d998-46ce-887c-2c192ea75ebd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8e5db093-7f47-4d26-a0b2-9f3a5cbc09f8.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d285ac93-4525-4cd6-935b-3a663a556efa.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ca2d6513-a885-413a-a2c5-e95f8a3536a7.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8e5db093-7f47-4d26-a0b2-9f3a5cbc09f8.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d285ac93-4525-4cd6-935b-3a663a556efa.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ca2d6513-a885-413a-a2c5-e95f8a3536a7.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/30eb8718-6ad0-417c-9193-184ef4cc8169.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4fcdc55b-d998-46ce-887c-2c192ea75ebd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/8e5db093-7f47-4d26-a0b2-9f3a5cbc09f8.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d285ac93-4525-4cd6-935b-3a663a556efa.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ca2d6513-a885-413a-a2c5-e95f8a3536a7.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/30eb8718-6ad0-417c-9193-184ef4cc8169.jpg

Rivalitas Mercedes-BMW Berhasil Ciptakan Standar Tinggi Untuk Dunia Otomotif

13 June 2022

dilihat 175x

Mobilku.com - Jika ada persaingan paling hebat dalam sejarah otomotif, rivalitas dari Mercedes-Benz dan BMW adalah yang menurut kami paling hebat. Kedua pabrikan asal Jerman tersebut adalah rival abadi, yang tidak dipungkiri telah melahirkan standar baru untuk dunia otomotif.


Persaingan yang bersahabat ini telah menghasilkan kemajuan penting dalam hal kinerja, keselamatan, hingga desain dalam industri otomotif secara global. Mercedes mungkin motivasi terbaik untuk membuat BMW terus berinovasi, begitu juga sebaliknya. Berkat persaingan sehat inilah, kedua perusahaan tersebut menjadi papan atas dan melegenda.


Saat ini, BMW dan Mercedes-Benz adalah brand mobil premium paling populer di dunia. Banyak orang bercita-cita untuk memiliki setidaknya satu unit mobil dari perusahaan ini, dan itu terlihat dalam statistik penjualan. 


Jika penjualan kedua perusahaan ini digabung, mereka tercatat telah berhasil menjual hampir 4,3 juta kendaraan pada tahun 2021, atau setara dengan 40 persen dari penjualan kendaraan premium yang ada di dunia ini.


BMW Tumbuh Lebih Cepat


Jika dilihat sekilas, kedua perusahaan ini bisa dikatakan sangat mirip dalam hal pengembangan teknologi dan inovasi. Berkat rivalitas ini, BMW bahkan berhasil menyalip Mercedes dengan menjadi merek mobil premium terfavorit di dunia, berkat peningkatan fitur serta performanya.


Peningkatan tersebut juga diketahui membuat permintaan BMW semakin meningkat, khususnya pada model terbaru mereka. Sementara itu, Mercedes-Benz harus menderita karena C-Class dan E-Class yang kini sudah semakin menua.


Percepatan pertumbuhan BMW juga dapat dilihat berdasarkan volume penjualan di pasar China, Eropa, Amerika Serikat, serta Jepang-Korea yang naik sebanyak 9 persen. Sementara Mercedes mencatat mengalami penurunan di empat pasar tersebut.


Agresif Versus Konservatif


Selama dekade terakhir ini, Mercedes telah mulai memfokuskan semua upayanya untuk mengurangi usia rata-rata para pelanggannya.


Kehadiran A-Class, CLA, CLS dan jajaran SUV terbaru mereka juga telah membuat Mercedes dikenal tidak hanya dengan sedannya yang mewah dan elegan, tetapi juga perusahaan yang menawarkan kendaraan performa yang lebih sporty.


Meski Mercedes-Benz sudah mencoba untuk sedikit membumi, image BMW selalu dianggap lebih menyenangkan, dan hal tersebut akan membawa kita ke persaingan antara Divisi M vs AMG.


Persaingan Divisi M dan AMG memang sering jadi perdebatan, akan tetapi banyak pihak mengatakan bahwa BMW M lebih sederhana, lebih menarik, dan lebih menyenangkan untuk dikendarai. Walaupun secara tenaga dan kecepatan masih lebih hebat AMG.


Atas faktor Joy To Drive inilah yang membuat BMW akhirnya mengambil pendekatan yang lebih agresif dengan mencoba memasukan produk mereka ke berbagai lapisan, sementara Mercedes masih menempuh jalur konservatif dengan eksklusifitas tinggi.


Namun pada akhirnya, tidak akan ada yang tahu apakah perubahan dan strategi dari kedua perusahaan asal Jerman ini akan berhasil atau tidak di masa mendatang. Yang jelas, keduanya memiliki upaya kuat untuk menonjolkan identitasnya guna menguasai target pasar mereka.


BMW dan Mercedes-Benz adalah pemimpin otomotif yang terus berupaya meningkatkan garis batas agar mobil-mobil semakin nyaman dan aman untuk dikendarai.



Image by : Motor1

0 Komentar


Tambah Komentar