https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6e46b207-3f05-414f-a409-dfaa11114b95.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c2bd4600-ec85-4c2f-a3fe-7aeaef6f273a.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/af334a52-0cdd-4f55-849a-9477fc0e23c9.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e27812eb-9449-4330-9b65-199b7e2c3784.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c85c8b6d-6f42-48c9-a7fe-2f4e8c41b3aa.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/457d467a-f101-40a2-ad92-16612394e5bc.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6e46b207-3f05-414f-a409-dfaa11114b95.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c2bd4600-ec85-4c2f-a3fe-7aeaef6f273a.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/457d467a-f101-40a2-ad92-16612394e5bc.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6e46b207-3f05-414f-a409-dfaa11114b95.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c2bd4600-ec85-4c2f-a3fe-7aeaef6f273a.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/af334a52-0cdd-4f55-849a-9477fc0e23c9.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e27812eb-9449-4330-9b65-199b7e2c3784.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c85c8b6d-6f42-48c9-a7fe-2f4e8c41b3aa.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/457d467a-f101-40a2-ad92-16612394e5bc.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6e46b207-3f05-414f-a409-dfaa11114b95.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c2bd4600-ec85-4c2f-a3fe-7aeaef6f273a.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/af334a52-0cdd-4f55-849a-9477fc0e23c9.png

Presiden Jokowi Hadiahkan SMK Negeri 2 Palembang Mobil Listrik Untuk Bahan Praktik

28 October 2023

dilihat 91x

Mobilku.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum lama ini telah memberikan 1 unit mobil listrik untuk SMK Negeri 2 Palembang, Sumatera Selatan, sebagai media pembelajaran. Kepala SMK Negeri 2 Palembang, Suparman, menyatakan hadiah ini diberikan saat Presiden berkunjung ke sekolahnya. 


Hal ini bermula saat Jokowi meninjau jurusan teknik kendaraan ringan di sekolah tersebut. Saat itulah Suparman langsung menyampaikan bahwa SMKN 2 Palembang masih kekurangan mobil berteknologi hybrid untuk bahan praktik. 


Mendengar hal tersebut, Presiden Jokowi justru menawarkan alternatif lain, yaitu mobil listrik. "Kenapa tidak listrik murni saja? Kan kalau hybrid masih menggunakan bahan bakar," ujar Suparman mengutip Presiden Jokowi.


Menurut Suparman, Presiden Jokowi memandang ke depannya semua kendaraan akan beralih dari bahan bakar fosil ke energi baru terbarukan. Hal tersebut dikarenakan bahan bakar fosil semakin lama akan makin habis dan menghilang.


“Alhamdulillah saya ngomong minta bantu mobil listrik, kemudian (Presiden Jokowi) bilang 'Oke siang ini kami antar. Mau mobil yang mana?' Kalau saya mana saja yang penting mobil listrik. Tapi kalau misalkan dia masih pakai bahan bakar, di sini sudah cukup. Dan dia berikan mobil listrik," kata Suparman. 


Setelah kunjungan Presiden Jokowi pada pagi hari, mobil listrik yang dijanjikan datang ke SMK Negeri 2 Palembang pada siang harinya. Mobil tersebut kemudian diserahterimakan dari pihak Sekretariat Presiden yang mewakili Presiden Jokowi ke SMK Negeri 2 Palembang.


Mobil listrik dari Presiden Jokowi tersebut akan digunakan sebagai media pembelajaran bagi para siswa SMK Negeri 2 Palembang. Terlebih, saat ini teknologi di bidang otomotif juga terus berkembang sehingga kehadiran mobil listrik tersebut akan menunjang proses pembelajaran agar tetap relevan dengan kebutuhan industri. 


"Kami sekali lagi mengucapkan terima kasih, semoga bantuan mobil listriknya bisa kami manfaatkan untuk pembelajaran siswa dan juga kalau bisa semua jurusan dapat bantuan karena teknologi selalu berkembang, sedangkan kita teknologinya tetap yang seperti ini ya nanti ketinggalan dengan dunia industri," kata Suparman.




0 Komentar


Tambah Komentar