https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/680eff36-e971-4835-af0f-bcf6847c57f9.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cbf88d84-326c-4b3c-8cc3-1645cf030f4a.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5aad006e-3b07-40a3-964c-caca253beb24.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f8dce7c4-b34b-40a4-83b2-1e1d3cc1e914.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a56c1b0f-f356-4469-9b3a-66ebec3858a8.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/680eff36-e971-4835-af0f-bcf6847c57f9.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cbf88d84-326c-4b3c-8cc3-1645cf030f4a.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a56c1b0f-f356-4469-9b3a-66ebec3858a8.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/680eff36-e971-4835-af0f-bcf6847c57f9.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cbf88d84-326c-4b3c-8cc3-1645cf030f4a.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5aad006e-3b07-40a3-964c-caca253beb24.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f8dce7c4-b34b-40a4-83b2-1e1d3cc1e914.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a56c1b0f-f356-4469-9b3a-66ebec3858a8.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/680eff36-e971-4835-af0f-bcf6847c57f9.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cbf88d84-326c-4b3c-8cc3-1645cf030f4a.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5aad006e-3b07-40a3-964c-caca253beb24.jpg

Pilih Damai Dengan Investor, Nikola Motors Siap Bayar Denda $125 Juta

23 December 2021

dilihat 66x

Mobilku.com - Startup truk hidrogen Nikola Motors akhirnya sepakat untuk membayar denda sebesar $125 juta sebagai bentuk penyelesaian atas tuduhan penipuan dan menyesatkan para investor terkait produk mereka.


Securities and Exchange Commission (SEC) sebelumnya juga telah menetapkan bahwa Nikola telah melanggar undang-undang sekuritas AS dengan mengeluarkan pernyataan yang menyesatkan pada tahun 2020 tentang produk perusahaan serta prospek bisnisnya di masa depan. 


Akibat perbuatannya pendiri sekaligus mantan CEO Nikola, Trevor Milton, ditangkap awal tahun ini atas tuduhan kebohongan dan informasi palsu terkait Nikola yang sudah memiliki truk bertenaga hidrogen yang sudah berfungsi sepenuhnya.


"Dari hasil investigasi, Nikola Corporation bertanggung jawab atas pernyataan Milton yang diduga menyesatkan terkait kondisi bisnis serta teknologi perusahaan yang sebenarnya. Pelanggaran ini tentu akan menimbulkan kerugian pada investor, dan harus dijatuhi hukuman," kata Gurbir Grewal selaku direktur divisi hukum SEC


Jumlah tersebut kabarnya akan dibayarkan dalam lima kali angsuran selama dua tahun, yang pertama jatuh tempo pada akhir tahun 2021. Tidak seperti perusahaannya, Milton tampaknya tidak tertarik untuk berdamai. 


Tak terima dengan tuntutan yang dijatuhkan, Milton kabarnya tengah mengajukan beberapa tuntutan yang meminta hakim untuk membatalkan kasusnya, dengan alasan bahwa dirinya tidak diberitahu oleh perusahaan jika pernyataan yang disampaikan dapat dianggap kriminal atau mempengaruhi penjualan saham perusahaan.


Didirikan pada tahun 2015, Nikola dianggap sebagai startup baru yang siap mengalahkan Tesla dengan teknologi sel bahan bakar hidrogen. Bahkan pada November 2020, General Motors sempat mengumumkan rencana mereka untuk mengakuisisi 11 persen saham Nikola dan hendak memproduksi bersama pickup Badger EV.


Namun kurang dari seminggu kemudian, perusahaan short-selling Hindenburg Research menerbitkan sebuah laporan mengejutkan yang menuduh jika Nikola telah melakukan penipuan. Dengan laporan yang viral tersebut, hal ini secara langsung mengakibatkan ditangkapnya Milton serta putusnya kerjasama dengan GM.

0 Komentar


Tambah Komentar