Pesanan Tembus 1500 Unit, Hyundai Indonesia Pastikan Stargazer Tidak Inden

05 Aug 2022

Mobilku.com - PT Hyundai Motors Indonesia memastikan MPV terbarunya yakni Hyundai Stargazer akan selalu ready stock, sehingga pelanggan tidak harus inden. Pendistribusian unit untuk pemesan Stargazer kabarnya ditargetkan mulai dilakukan di bulan ini, dengan jumlah pesanan yang tembus lebih dari 1000 unit.


"Pemesanan Stargazer, so far tidak ada inden. Ya, mungkin ketika launching itu tidak mungkin langsung delivery, butuh waktu dua minggu hingga 1 bulan, karena akan sesuai dengan permintaan. Kalau pesan sekarang, kami targetkan di bulan agustus sudah bisa delivery," kata Head of Public Relations HMID Uria Simanjuntak.


Bagi kalian yang ingin melihat unitnya secara langsung, HMID berencana akan meluncurkan Stargazer secara resmi di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022. Saat sudah resmi diluncurkan, Hyundai juga akan resmi memulai distribusi unit Stargazer ini ke konsumen.


Uria juga mengungkapkan bahwa saat ini surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk Hyundai Stargazer sudah mencapai 1.500 unit. Angka tersebut diraih sejak pemesanan dibuka pada Juni lalu hingga per hari ini, Jumat, 5 Agustus 2022. 


Hyundai Stargazer yang masuk ke Indonesia akan dipasarkan dalam empat tipe, yakni Active, Trend, Style, dan Prime. Dari keempat model yang dijual, Uria mengatakan jika tipe Prime akan menjadi tipe yang paling banyak dipesan oleh konsumen Indonesia karena kelengkapan dan berbagai fitur di dalamnya.


"Yang paling favorit itu adalah tipe Prime captain seat single tone, kemudian disusul oleh Prime captain seat two tone, dan ketiga terfavorit itu Prime seven seater single tone," ujarnya.


Hyundai Stargazer di Indonesia akan dijual dengan harga mulai Rp 243,3 juta hingga Rp 307,1 juta. Model ini nantinya akan mengisi segmen Low MPV, bersaing dengan sejumlah kendaraan lainnya seperti Toyota Avanza, Toyota Veloz, Daihatsu Xenia, Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga, hingga Nissan Livina dan Wuling Confero. 



1 Komentar


yes

yes

0 Balasan

Reply

Tambah Komentar