https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/03a04977-a6f8-475d-92b2-85bbd158519b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4b284219-367a-4bae-92a1-d2994f7d13a4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/db42316c-b94a-4931-9aa9-4c85d2c94f6f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5c15adc5-a882-4192-967a-c53bdacf0126.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/63132598-b2a6-4fa1-b40e-b25557711ac8.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/03a04977-a6f8-475d-92b2-85bbd158519b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4b284219-367a-4bae-92a1-d2994f7d13a4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/63132598-b2a6-4fa1-b40e-b25557711ac8.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/03a04977-a6f8-475d-92b2-85bbd158519b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4b284219-367a-4bae-92a1-d2994f7d13a4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/db42316c-b94a-4931-9aa9-4c85d2c94f6f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5c15adc5-a882-4192-967a-c53bdacf0126.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/63132598-b2a6-4fa1-b40e-b25557711ac8.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/03a04977-a6f8-475d-92b2-85bbd158519b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4b284219-367a-4bae-92a1-d2994f7d13a4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/db42316c-b94a-4931-9aa9-4c85d2c94f6f.jpg

Perusahaan China-AS Patungan Bangun Pabrik Supercar Di Sebelah Markas Ferrari

30 July 2022

dilihat 72x

Mobilku.com - China dan Amerika dikabarkan akan bekerja sama untuk merebut tahta supercar terbaik dari Italia. Seolah itu tidak cukup menghina, kemitraan kedua negara ini bahkan akan mendirikan toko di dekat Reggio Emilia di Italia, dekat dengan markas besar Ferrari.


Perusahaan yang kita bicarakan adalah Silk-FAW, di mana keduanya sedang dalam proses membangun pusat R&D, kantor pusat, serta pabrik di Italia. Silk EV adalah perusahaan rintisan Amerika yang berbasis di New York, sementara FAW adalah produsen otomotif milik negara terbesar kedua di China.


Produk yang rencananya akan mereka rilis adalah adalah hypercar hybrid Hongqi S9 yang pertama kali diluncurkan pada April 2021. Menurut Silk-FAW, Hongqi S9 akan dilengkapi dengan V8 dengan sistem plug-in hybrid agar mobil tersebut bisa bersaing dengan Ferrari dan Lamborghini.


Hongqi S9 diklaim memiliki output daya gabungan sebesar 1.400 hp, dan mampu melakukan sprint 0-96 kmh hanya dalam dua detik. Angka-angka tersebut bahkan diklaim lebih mengesankan daripada Ferrari modern mana pun, termasuk SF90 Stradale.


Silk-FAW tidak main-main dalam menghadirkan mobil performa tinggi, hal itu dapat dilihat dari nama-nama karyawan yang mereka pekerjakan. Hongqi S9 dirancang oleh Walter de Silva, yang merupakan pimpinan tim desain Alfa Romeo dari 1986 hingga 1999. Bukan cuma itu, De Silva juga sempat bertanggung jawab atas semua desain dari Audi, Bentley, Lamborghini, dan Bugatti dari 2005-2007.


Silk-Faw juga mempekerjakan mantan eksekutif Ferrari dan BMW Roberto Fedeli sebagai chief technical officer. Fedeli merupakan salah satu sosok penting dari lahirnya Ferrari 458 Speciale dan juga BMW i8.

0 Komentar


Tambah Komentar