https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/16d68cc0-bfe7-48ce-8973-e9a84b2ceb4f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/46539c37-b347-4e24-a367-9de550e0af94.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/011ed68b-a19d-4feb-bfe6-b392c86b8b53.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/dfea341a-74c7-4a0c-ae60-56624926087c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c0bd63bd-782b-45ff-9e84-677e06f4436f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/16d68cc0-bfe7-48ce-8973-e9a84b2ceb4f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/46539c37-b347-4e24-a367-9de550e0af94.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c0bd63bd-782b-45ff-9e84-677e06f4436f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/16d68cc0-bfe7-48ce-8973-e9a84b2ceb4f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/46539c37-b347-4e24-a367-9de550e0af94.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/011ed68b-a19d-4feb-bfe6-b392c86b8b53.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/dfea341a-74c7-4a0c-ae60-56624926087c.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c0bd63bd-782b-45ff-9e84-677e06f4436f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/16d68cc0-bfe7-48ce-8973-e9a84b2ceb4f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/46539c37-b347-4e24-a367-9de550e0af94.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/011ed68b-a19d-4feb-bfe6-b392c86b8b53.jpg

Perusahaan Afghanistan Mulai Galakan Produksi Mobil Dalam Negeri

03 September 2020

dilihat 129x

Mobilku.com - Sebuah perusahaan asal Afghanistan dikabarkan telah meluncurkan serangkaian truk kecil dan van penumpang yang diperuntukan untuk menarik peminat di negaranya. Pabrikan tersebut memiliki misi agar produk ciptaannya dapat mengisi celah pasar dalam negeri, dimana selama ini selalu diisi oleh merek Jepang yang diimpor melalui Dubai.


Perusahaan bernama Amin Noor Industries tersebut telah mempersembahkan kendaraan ciptaan nya dalam sebuah upacara yang diselenggarakan di ibukota Kabul. Kehadiran mobil tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa di negara yang selama ini dilanda kekerasan militan dan ketidakstabilan politik, kini sedang berusaha untuk tumbuh dan bangkit kembali.


Menteri Ekonomi Afghanistan Mustafa Mastoor mengatakan, biaya produksi mobil tersebut lebih murah daripada mobil-mobil yang selama ini masuk ke Afghanistan. "Kami yakin bahwa pasar Afghanistan akan menyambut baik jenis produk ini, tidak hanya dari perusahaan Amin Noor tetapi semua investor lain jika mereka datang dan berinvestasi pada produk berkualitas." Pungkas sang Menteri


Sejauh ini, ada total 11 model berbeda yang ditawarkan dengan harga mulai dari $ 1.200 hingga $ 2.500. Amin Noor diketahui telah memproduksi sebanyak 200 unit kendaraan hingga saat ini, dimana beberapa di antaranya ditenagai oleh baterai, sedangkan yang lainnya bermesin diesel.


Ahmad Zia Ahmadyar selaku manajer perusahaan saat ini beranggapan bahwa langkah perusahaan selanjutnya adalah mengurangi jumlah suku cadang dari luar negeri. Amin Noor yang membangun pabriknya di provinsi Balkh di utara Afghanistan tersebut mengklaim bahwa dalam tiga tahun kedepan mereka akan mampu memproduksi suku cadangnya sendiri sebanyak 80%. Mereka juga memiliki goal untuk 10 tahun kedepan, dimana mereka akan menghentikan seluruh kegiatan impor untuk mesin, ban, hingga kaca jendela dalam lima hingga sepuluh tahun kedepan.

0 Komentar


Tambah Komentar