https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1ec3916d-1071-4435-918e-30463fe2ca14.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ee53bf88-0817-4c66-9dd6-203b86e4f778.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/63a16109-ab6f-4c65-ac90-a01e5186421f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/67a96c6d-5c31-443e-92cd-10facb762fb6.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/fa2291ee-2101-40b9-a407-50d449e3ace0.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/00f5fd99-0abd-4d9b-b1e5-a7e5bef91d63.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1ec3916d-1071-4435-918e-30463fe2ca14.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ee53bf88-0817-4c66-9dd6-203b86e4f778.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/00f5fd99-0abd-4d9b-b1e5-a7e5bef91d63.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1ec3916d-1071-4435-918e-30463fe2ca14.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ee53bf88-0817-4c66-9dd6-203b86e4f778.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/63a16109-ab6f-4c65-ac90-a01e5186421f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/67a96c6d-5c31-443e-92cd-10facb762fb6.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/fa2291ee-2101-40b9-a407-50d449e3ace0.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/00f5fd99-0abd-4d9b-b1e5-a7e5bef91d63.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1ec3916d-1071-4435-918e-30463fe2ca14.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ee53bf88-0817-4c66-9dd6-203b86e4f778.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/63a16109-ab6f-4c65-ac90-a01e5186421f.jpg

Perluas Sektor Bisnis, Michelin Akan Produksi Fuel-Cell Hingga Peralatan Medis

09 April 2021

dilihat 49x

Mobilku.com - Michelin mengabarkan bahwa mereka akan menambahkan pendapatan tahunnya sekitar 14 miliar Euro pada tahun 2030, dengan melakukan diversifikasi di luar pembuatan ban ke dalam aktivitas baru termasuk memproduksi teknologi hidrogen, 3D metal printing, hingga perangkat medis.


Perusahaan asal Prancis tersebut juga mengatakan bahwa upaya ini merupakan strategi untuk mencapai pendapatan 34 miliar euro di tahun 2030, target yang lebih besar dibandingkan tahun lalu.


Mereka juga mengharapkan adanya pertumbuhan dari bisnis bahan bakar hidrogen untuk kendaraan, khususnya di wilayah Eropa, dimana bisnis tersebut diprediksi akan tumbuh hingga 1,5 miliar di tahun 2030. 


“Sambil tetap setia pada produk utama kami, profil perusahaan akan terus berkembang pesat pada tahun 2030 dengan peran yang lebih besar untuk aktivitas baru yang bernilai tinggi selain pembuatan ban,” kata kepala eksekutif Florent Menegaux dalam sebuah pernyataan.


Michelin bersama dengan produsen suku cadang Faurecia, diketahui memiliki unit bisnis yang disebut sebagai Symbio.


Perusahaan ini merupakan penghasil sistem sel bahan bakar hidrogen untuk kendaraan ringan, kendaraan utilitas, dan juga truk. Besar kemungkinan, unit bisnis ini lah yang akan lebih diperluas lagi pengembangannya. 


Seperti banyak bisnis lain yang terkait dengan industri otomotif, Michelin sempat terpukul parah oleh pandemi virus korona yang telah menyebabkan turunnya permintaan mobil secara global.


Perusahaan memperkirakan bahwa mereka baru akan pulih sepenuhnya dari efek pandemi pada akhir tahun 2022.


Penggunaan bahan bakar hidrogen memang telah banyak dibicarakan selama beberapa dekade terakhir, dan dianggap sebagai alternatif dari bahan bakar fosil.


Namun sayang, upaya untuk mengkomersilkannya untuk kendaraan dan industri masih tersendat dan masih perlu pengembangan lebih lanjut.


Toyota Motor Corp, Honda Motor Co, dan Hyundai Motor motor adalah satu-satunya produsen mobil besar yang menjual kendaraan fuel-cell kepada konsumen.


Bukan hanya pabrikan motor saja yang melirik, Uni Eropa, Inggris, Jepang, dan Korea Selatan, serta beberapa perusahaan minyak dan gas terkemuka seperti Royal Dutch Shell, BP, dan Total juga telah menetapkan rencana mereka untuk berinvestasi besar-besaran dalam tenaga hidrogen.

0 Komentar


Tambah Komentar