https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7915e153-771d-4dc5-a7f3-bddddfb77563.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c6a74119-17de-4497-95b7-cb7308497654.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/649049e1-4778-4f58-a6d5-27732c17ed31.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f2ef339d-8653-41d6-8eaf-673279a98693.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/25d6aee8-6f52-4331-8896-8eebdd0e11f3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7915e153-771d-4dc5-a7f3-bddddfb77563.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c6a74119-17de-4497-95b7-cb7308497654.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/25d6aee8-6f52-4331-8896-8eebdd0e11f3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7915e153-771d-4dc5-a7f3-bddddfb77563.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c6a74119-17de-4497-95b7-cb7308497654.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/649049e1-4778-4f58-a6d5-27732c17ed31.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/f2ef339d-8653-41d6-8eaf-673279a98693.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/25d6aee8-6f52-4331-8896-8eebdd0e11f3.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7915e153-771d-4dc5-a7f3-bddddfb77563.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c6a74119-17de-4497-95b7-cb7308497654.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/649049e1-4778-4f58-a6d5-27732c17ed31.jpeg

Penghapusan Pajak Kendaraan Baru Telah Dibatalkan

20 October 2020

dilihat 81x

Mobilku.com - Setelah sebelumnya beredar rumor mengenai penghapusan pajak pembelian mobil baru. Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pemerintah tidak akan memangkas pajak kendaraan baru (PKB) untuk individu ataupun bisnis, meskipun ada permintaan dari Kementerian Perindustrian dan juga industri otomotif.


Sri Mulyani mengatakan bahwa Kementerian Keuangan tidak lagi mempertimbangkan usulan pemotongan pajak tersebut, karena mereka akan berupaya untuk memberikan insentif yang menguntungkan bagi seluruh sektor perekonomian, tidak hanya satu industri saja.


“Kami akan terus memberikan dukungan kepada semua sektor ekonomi melalui insentif yang telah kami umumkan sebelumnya. Setiap insentif yang diajukan akan dievaluasi secara menyeluruh untuk memastikan tidak berdampak negatif pada kegiatan ekonomi lainnya” Ujar Sri Mulyani, seraya menambahkan bahwa pemerintah akan tetap mencari cara lain untuk mendukung industri otomotif.


Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mendesak Menteri Keuangan untuk segera menangguhkan pembebasan pajak mobil baru hingga Desember untuk menggenjot penjualan yang sempat goyah. Namun seperti diketahui, Peraturan Pemerintah Nomor 73/2019 menyebutkan bahwa pembelian mobil penumpang baru dikenai Pajak Barang Mewah (PPnBM) antara 15 hingga 70 persen, tergantung dari kapasitas penumpang maksimal kendaraan dan jumlah silinder mesin. Inilah yang membuat mobil menjadi terasa lebih mahal, terutama di masa pandemi ini.


Menurut data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pembelian mobil di Indonesia telah tumbuh sebanyak 30,4 persen dari bulan ke bulan (mtm) menjadi 48.558 unit pada September. Meskipun mencatat adanya pertumbuhan bulan ke bulan yang kuat, angka bulan September tahun ini 48 persen lebih rendah jika dibandingkan bulan September tahun lalu. 


Gaikindo juga telah memangkas target penjualan mobil domestik mereka sebesar 40 persen menjadi hanya 600.000 unit tahun ini dan mengatakan pemotongan lebih lanjut mungkin dilakukan jika penjualan terus merosot. Mereka mencatat ada sekitar 372.000 unit mobil yang telah dijual secara grosir dari Januari hingga September tahun ini, menyisakan 228.000 unit mobil yang harus dijual demi mencapai target untuk menutupi kuartal terakhir tahun ini.

0 Komentar


Tambah Komentar