https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e7466d04-089f-438b-b517-4003b7f857e0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/efbe4fa6-abf2-41a7-903c-a50183f8886f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/16ab481e-31ab-45ee-b011-c4a9b2793f11.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7da96f94-b1be-466c-a01f-5e94000a3d24.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d21605cd-bf75-44dd-8e80-c71a16fe070b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/671362fa-867a-43b6-86fd-85e365ea6aaf.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e7466d04-089f-438b-b517-4003b7f857e0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/efbe4fa6-abf2-41a7-903c-a50183f8886f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/671362fa-867a-43b6-86fd-85e365ea6aaf.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e7466d04-089f-438b-b517-4003b7f857e0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/efbe4fa6-abf2-41a7-903c-a50183f8886f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/16ab481e-31ab-45ee-b011-c4a9b2793f11.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7da96f94-b1be-466c-a01f-5e94000a3d24.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d21605cd-bf75-44dd-8e80-c71a16fe070b.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/671362fa-867a-43b6-86fd-85e365ea6aaf.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e7466d04-089f-438b-b517-4003b7f857e0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/efbe4fa6-abf2-41a7-903c-a50183f8886f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/16ab481e-31ab-45ee-b011-c4a9b2793f11.jpg

Pemerintah China Resmi Cabut Seluruh Subsidi EV Akhir Tahun ini

05 January 2022

dilihat 62x

Mobliku.com - Kabar mengejutkan datang dari China. Menurut laporan terbaru, China dikabarkan akan menghapus subsidi untuk kendaraan green energy di seluruh wilayah negeri.


Hal tersebut pertama kali diungkapkan oleh Kementerian Keuangan China yang mengatakan bahwa untuk tahap pertama subsidi yang diberikan hanya sebesar 30 persen, sebelum akhirnya dihapus permanen pada akhir tahun 2022. Selain untuk kendaraan komersial, subsidi untuk kendaraan angkutan umum ramah lingkungan juga akan dipotong menjadi 20 persen, dan berlaku hingga hingga akhir tahun ini.


Masih belum jelas apa yang menjadi penyebab utama penghapusan subsidi. Namun menurut beberapa pakar, keputusan ini diambil lantaran pemerintah China telah berhasil memenuhi target angka adopsi EV, dan ingin mengalihkan dana subsidi tersebut untuk membangun infrastruktur green energy yang lebih merata.


Dari hasil beberapa studi menunjukan bahwa pemberian subsidi untuk kendaraan listrik dan hybrid memang telah membantu meningkatkan penjualan kendaraan bertenaga alternatif di China. Adanya pemberian subsidi ini bahkan telah meningkatkan jumlah produksi mobil listrik, serta menjamurnya brand mobil listrik di China.


Salah satu pabrikan EV yang cukup sukses adalah Nio, yang sejauh Ini telah menghasilkan model ES8, ES6, dan juga EC6. Selain NIO, ada Xpeng dan juga Wuling yang mendominasi pasar domestik melalui produk Wuling Hongguang MiniEv.


Menurut laporan dari Asosiasi Produsen Mobil China, mereka memperkirakan bahwa penjualan EV di China telah tumbuh sebesar 47 persen menjadi 5 juta sepanjang tahun 2021. Mereka juga optimis jika hingga akhir tahun 2022 penjualan EV masih akan tetap menguat meskipun subsidinya telah dikurangi.

0 Komentar


Tambah Komentar