https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e262e322-f04e-47e1-bd77-bdf327f3a0dd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/02ee1842-91ef-49b8-bb01-03988f69f888.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d1ddc6c0-f968-412c-a55e-d6ea752437b7.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e4b97099-eb3a-45e6-ae46-580dcc712a25.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/02c09d4e-a8b5-4a92-9b4a-e73cecba5a37.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e262e322-f04e-47e1-bd77-bdf327f3a0dd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/02ee1842-91ef-49b8-bb01-03988f69f888.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/02c09d4e-a8b5-4a92-9b4a-e73cecba5a37.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e262e322-f04e-47e1-bd77-bdf327f3a0dd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/02ee1842-91ef-49b8-bb01-03988f69f888.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d1ddc6c0-f968-412c-a55e-d6ea752437b7.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e4b97099-eb3a-45e6-ae46-580dcc712a25.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/02c09d4e-a8b5-4a92-9b4a-e73cecba5a37.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e262e322-f04e-47e1-bd77-bdf327f3a0dd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/02ee1842-91ef-49b8-bb01-03988f69f888.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d1ddc6c0-f968-412c-a55e-d6ea752437b7.png

Pajak Nol Persen Bisa Bikin Mobil Baru Jadi Cuma Setengah Harga Lho!

25 September 2020

dilihat 394x

Mobilku.com - Dalam upaya mendorong pertumbuhan sektor otomotif yang menurun, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan relaksasi pajak pembelian mobil baru sebesar 0 persen. Rencana ini diharapkan dapat memberikan stimulus di tengah masa pandemi Covid-19. 


Jika penghapusan pajak ini terealisasi, harga mobil baru dipastikan akan mengalami penurunan yang drastis hingga 50 persen dibandingkan harga biasanya. Hal ini karena pajak pertambahan nilai (PPN), pajak barang mewah, bea balik nama hingga pajak kendaraan akan dihapus. Maka, harga yang dibayar pun tinggal harga off the roadnya saja.


Pajak nol persen ini akan berlaku untuk semua tipe mobil baru termasuk city car, sedan, LCGC, MPV, hingga SUV.


Toyota

Agya: Rp 143-169 juta -> Rp 71-84 juta

Calya: Rp 144-165 juta -> Rp 72-82 juta

Avanza: Rp 197-248 juta -> Rp 98-124 juta

Rush: Rp 255-276 juta -> Rp 127-138 juta

Vios: Rp 308-343 juta -> Rp 154-171 juta

Innova: Rp 326-482 juta -> Rp 163-241 juta

Corolla: Rp 486-586 juta -> Rp 243-293 juta

Fortuner: Rp 493-685 juta -> Rp 246-342 juta


Mitsubishi

Xpander: Rp 217-275 juta -> Rp 106-137 juta

Xpander Cross: Rp 272-292 juta -> Rp 136-146 juta

Outlander Sport: Rp 338-383 juta -> Rp 169-191 juta

Eclipse Cross: Rp 484-489 juta -> Rp 242-244 juta

Pajero Sport: Rp 491-702 juta -> Rp 245-351 juta


Honda

Brio: Rp 146-199 juta -> Rp 73-99 juta

Mobilio: Rp 203-259 juta -> Rp 101-129 juta

BR-V: Rp 248-291 juta -> Rp 124-145 juta

Jazz: Rp 250-292 juta -> Rp 125-146 juta

HR-V: Rp 297-415 juta -> Rp 148-207 juta

City: Rp 352 juta -> Rp 176 juta

CR-V: RP 463-539 juta -> Rp 231-269 juta

Civic: Rp 499-533 juta -> Rp 249-266 juta


Daihatsu

Ayla: Rp 102-159 juta -> Rp 51-79 juta

Sigra: Rp 119-162 juta -> Rp 59-81 juta

Xenia: Rp 194-238 juta -> Rp 97-119 juta

Terios: Rp 211-266 juta -> Rp 105-133 juta


Nissan

March: Rp 185 juta -> Rp 92 juta

Livina: Rp 208-272 juta -> Rp 104-136 juta

Kicks: Rp 449 juta -> Rp 224 juta

Terra: Rp 478-580 juta -> Rp 239-290 juta

Xtrail: Rp 547 juta -> Rp 273 juta


Wuling

Confero: Rp 150-197 juta -> Rp 75-98 juta

Cortez: Rp 238-290 juta -> Rp 119-145 juta

Almaz: Rp 266-341 juta -> Rp 133-170 juta


Mudah-mudahan rencana ini tidak hanya menjadi sebatas wacana aja. Jika tidak terealisasi, calon pembeli mobil baru malah akan semakin menunda pembelian mereka.

35 Komentar


Ok bagus mantaap bila jd kenyataan mobil baru banyak laris manis laku dipasaran ide yg bagus ditengah pandemi smg perekonomian tetap lancar dan hidup sebelum resesi ekonomi tiba 👍👍👍

0 Balasan

Reply

Mantap ini kebijakan yg sangat membantu saya juga lagi menunggu itu.

0 Balasan

Reply

Oke juga saya menunggu bisa beli mobil baru

0 Balasan

Reply

Tunggu kabar pajak o persen baru beli mobil baru gaes

0 Balasan

Reply

Tunggu waktunya akan makin menurun.

0 Balasan

Reply

Muda mudahan diraelisasikan

0 Balasan

Reply

Apa mau menteri keuangan kehilangan pajak besar dari mobil yg sampai 40 % sdg kan negara lg butuh dana krn habis utk biaya covid 19 ...kayaknya hanya wacana saja..

0 Balasan

Reply

kapan kira kira berlaku anjuran perintah tahun ini.?...

0 Balasan

Reply

Mantap,ini baru kebijakan yang sangat bagus disaat pandemi .👍👍👍mudah2an cepat terealisasi..

0 Balasan

Reply

Di situasi kondisi pandemi covid 19 ini tidak perlu terburu buru menurunkan pajak hingga 0 persen..karena masyarakat hanya menunda membeli mobil baru..bukan tidak memiliki kemampuan untuk membeli mobil baru... menunda dikarenakan masih memeilih mana yang lebih penting untuk dibeli..😊 Masyarakat lebih memilih mengisi perut yang kosong daripada mengenderai mobil dengan perut yang kosong..😊

0 Balasan

Reply

Moga menunjang perekonomian kita...lebih bagus lagi....di tunggu kabar pajak 0 nya..

0 Balasan

Reply

Muda2han keinginanku tercapai

0 Balasan

Reply

Semoga bisa terealisasi...!!! amiiin🤲🤲🤲

0 Balasan

Reply

Wait and see

0 Balasan

Reply

biasanya sih gak terealisasi,seperti yang sudah-sudah.ada wacana mobil produk dalam negri aja sudah hilang rimbanya😅

0 Balasan

Reply

Mantapla.,.asal betul aja...atau hanya agan2..

0 Balasan

Reply

Moga program pemerintah ini. Bisa dipertagung jawabkan pajak kendaran Nol persen. Jgn macam kentut asal bunyi🥱

0 Balasan

Reply

semoga menjadi kenyataan.

0 Balasan

Reply

Negara masih butuh..pajak gaes....sulit utk di realisasikan...

0 Balasan

Reply

Takan mungkin terjadi karna banyak shorum mobil bekas akan gulung tikar dan sekarang masyarakat tidak butuh untuk beli mobil baru yg d butuhkan hanya bertahan hidup

0 Balasan

Reply

Yg pasti kalau ini terjadi banyak kridit macet d karnakan orang orang yg sudah mengambil mobil dan sedang mengansur akan mengembalikan mobil nya k lesing d karnakan mobil yg dbayar selama ini harganya 3kali lipat mahal nya plus bunga pinjaman

0 Balasan

Reply

Kalau ini ide beneran .tunda dulu beli mobil bekas.nunggu bebas pajak. Biar dapet mobil baru gaes.

0 Balasan

Reply

Di tunggu harga turun

0 Balasan

Reply

Tinggal kita menunggu keb8jakan dri Menteri Keuangan RI

0 Balasan

Reply

Kasian penjual mobil bekas bisa gulung tikar

0 Balasan

Reply

Semoga cepat realisasi

0 Balasan

Reply

Berita hoax atau beneran ini.... Jangan kasih harapan yang tidak pasti...

0 Balasan

Reply

Mudah mudahan cepat terealisasi, sehingga saya bisa membeli mobil yg baru sesuai dengan kemampuan keuangan saya...

0 Balasan

Reply

Mudah mudahan tarlaksana

0 Balasan

Reply

Mantap , mobil idaman bisa ke beli

0 Balasan

Reply

Rendahnya minat membeli mobil selain pandemi juga wacana 0% yg ditunggu tunggu..... Sebaiknya segera dibuktikan pemerintah agar geliat pasar kembali normal

0 Balasan

Reply

Semoga betul biar bisa beli

0 Balasan

Reply

Pajak tahunan/ STNK tetap ya ?

0 Balasan

Reply

di segerakan kalau memang benar.jangan hanya wacana saja.

0 Balasan

Reply

Lagi nunggu pajak 0% biar beli mobil terjangkau

0 Balasan

Reply

Tambah Komentar