https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b3afcd05-af87-4f54-823c-379f56182b1f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/81643bc5-cb5e-4997-847b-9a5a616e2788.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/44dd9085-414f-424b-aad8-f4f4c366f92f.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/865ad4ff-5a1a-47c6-97e6-f109847b3fac.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/10e21771-ab09-4dbe-9431-58da1c1d98b0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b3afcd05-af87-4f54-823c-379f56182b1f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/81643bc5-cb5e-4997-847b-9a5a616e2788.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/10e21771-ab09-4dbe-9431-58da1c1d98b0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b3afcd05-af87-4f54-823c-379f56182b1f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/81643bc5-cb5e-4997-847b-9a5a616e2788.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/44dd9085-414f-424b-aad8-f4f4c366f92f.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/865ad4ff-5a1a-47c6-97e6-f109847b3fac.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/10e21771-ab09-4dbe-9431-58da1c1d98b0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b3afcd05-af87-4f54-823c-379f56182b1f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/81643bc5-cb5e-4997-847b-9a5a616e2788.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/44dd9085-414f-424b-aad8-f4f4c366f92f.png

Nyatakan Siap Produksi Truk EV, Saham Nikola Motors Langsung Menghijau

25 March 2022

dilihat 121x

Mobilku.com - Setelah melewati badai kasus penipuan investor yang dilakukan oleh pendirinya, saham Nikola Motor dikabarkan telah melesat naik hingga sekitar 15%.


Menurut informasi, hal tersebut terjadi lantaran Nikola Motors menyatakan bahwa mereka telah siap memproduksi kendaraan listrik di fasilitas Arizona, dan berencana akan mengirimkan 300-500 unit truk listrik di tahun ini.


Seorang analis dari Vertical Research Partners, Jeffrey Kauffman, mengatakan bahwa Nikola Motors saat ini sedang menumbuhkan kepercayaan baru pasca kasus yang dilakukan oleh Trevor Milton selaku foundernya. Dengan pabrik yang siap produksi, Nikola Motors seharusnya mampu mendapat pelanggan baru.


Nikola Motors sendiri mengharapkan mendapat sedikit margin untuk penjualan truk listrik mereka di tahun 2023, yang dapat terus tumbuh menjadi sekitar 20% di tahun 2025. Jika Nikola Motors terus bergerak menuju angka yang positif, tidak menutup kemungkinan jika perusahan ini akan menjadi pemain baru yang siap membuat Tesla dan Rivian resah.


"Kami merasa bahwa NKLA telah belajar beberapa pelajaran dari perusahaan EV lain yang ingin meningkatkan produksi. Saat ini Nikola lebih baik terus berhubungan dengan pemasok dan mendiskusikan harga yang tepat saat volume kendaraan mulai naik," ujar seorang analis saham di Wall Street.


Saham Nikola diperdagangkan pada $10,52. Pada hari Rabu, saham telah kehilangan setidaknya 35% dari nilainya sejak pendiri perusahaan didakwa menipu investor pada Juli tahun lalu.

0 Komentar


Tambah Komentar