https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5846e54b-a6d6-4ee6-b95a-596887093b22.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c002dc13-bc53-4039-948c-7a26d9ce0d33.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b7543829-c450-479b-8b8d-42a0a43f5662.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/42c6f9cf-97cc-47c9-ad09-6f529cd1f202.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5d450b18-1d0d-4beb-931f-323d09cf71e6.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/942233f8-6c61-4f65-8a25-31d7d7911a06.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5846e54b-a6d6-4ee6-b95a-596887093b22.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c002dc13-bc53-4039-948c-7a26d9ce0d33.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/942233f8-6c61-4f65-8a25-31d7d7911a06.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5846e54b-a6d6-4ee6-b95a-596887093b22.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c002dc13-bc53-4039-948c-7a26d9ce0d33.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b7543829-c450-479b-8b8d-42a0a43f5662.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/42c6f9cf-97cc-47c9-ad09-6f529cd1f202.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5d450b18-1d0d-4beb-931f-323d09cf71e6.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/942233f8-6c61-4f65-8a25-31d7d7911a06.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5846e54b-a6d6-4ee6-b95a-596887093b22.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/c002dc13-bc53-4039-948c-7a26d9ce0d33.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b7543829-c450-479b-8b8d-42a0a43f5662.jpg

Nissan Mulai Melirik Benua Afrika Sebagai Pasar Baru Yang Berkembang

03 December 2020

dilihat 106x

Mobilku.com - Nissan dikabarkan akan mendirikan unit bisnis regional baru di Afrika, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kapasitas produksi dan menembus salah satu pasar mobil baru.


Langkah Nissan memasuki benua Afrika ikut ditandai dengan perubahan struktur perusahaan yang menjadikan Mike Whitfield sebagai direktur pengelola unit Nissan di Afrika Selatan dan Mesir. "Di luar peningkatan operasi internal, ini juga memposisikan Nissan untuk fokus pada peluang besar yang diberikan Afrika kepada organisasi secara global" ujar perwakilan Nissan.


Menurut informasi, populasi dan pendapatan rumah tangga di daerah bagian Afrika Sub-Sahara telah meningkat cukup signifikan. Namun dari 1 miliar total penduduknya, hanya ada 1% yang menyumbang untuk penjualan mobil penumpang. Sebagian besar pabrikan mobil telah mulai memfokuskan kegiatan manufaktur dan penjualan mereka di Afrika Selatan, dimana wilayah tersebut memiliki stabilitas ekonomi paling berkembang dengan menyumbang 85% pembelian mobil baru di Afrika.


Nissan bersama Volkswagen, BMW, dan Toyota, dikabarkan juga telah melobi pemerintah Afrika untuk mendapatkan persyaratan yang mendukung perakitan dan manufaktur dikerjakan secara lokal, sambil terus menyarankan agar jumlah mobil impor bekas dibatasi.


Para produsen mobil juga berharap bisa dapat memanfaatkan African Continental Free Trade Area yang akan segera mulai berlaku awal tahun depan, dimana regulasi tersebut bertujuan mengurangi tarif serta memudahkan penjualan barang antar negara-negara anggotanya.

0 Komentar


Tambah Komentar