https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0a6eea14-0b97-463e-ade9-c6a08092958e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/90c227b1-b4c8-4a6d-a844-5d3430f5f742.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/97cf7dfd-9141-4fb5-97cf-2e3a30b941e4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/65b8c26c-417d-4786-a0f8-eb0070283a1a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6201fe2f-f527-42fc-8667-c13e21695837.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0a6eea14-0b97-463e-ade9-c6a08092958e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/90c227b1-b4c8-4a6d-a844-5d3430f5f742.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6201fe2f-f527-42fc-8667-c13e21695837.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0a6eea14-0b97-463e-ade9-c6a08092958e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/90c227b1-b4c8-4a6d-a844-5d3430f5f742.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/97cf7dfd-9141-4fb5-97cf-2e3a30b941e4.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/65b8c26c-417d-4786-a0f8-eb0070283a1a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6201fe2f-f527-42fc-8667-c13e21695837.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0a6eea14-0b97-463e-ade9-c6a08092958e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/90c227b1-b4c8-4a6d-a844-5d3430f5f742.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/97cf7dfd-9141-4fb5-97cf-2e3a30b941e4.jpg

Mobil Canggih Bukan Berarti Pengemudi Bisa 100% Lepas Tangan

08 August 2020

dilihat 118x

Mobilku.com - Pengembangan teknologi di bidang otomotif diketahui memang sangat berkembang pesat. Dari mulai pabrikan raksasa hingga pendatang baru seperti Tesla berlomba-lomba untuk mengembangkan teknologi untuk kendaraan. Namun muncul pertanyaan, apakah teknologi tersebut benar-benar aman untuk digunakan?


Sebuah studi dari American Automobile Association (AAA) menemukan adanya gangguan pada sistem setiap 12 km. Hal ini cukup berbahaya, terutama bagi para pengemudi yang terlalu mengandalkan teknologi dan berhenti memperhatikan jalan saat berkendara. AAA mengatakan bahwa sistem tersebut tidak bisa dipercaya 100% dan pengemudi tetap harus fokus pada saat sedang berkendara.


Greg Bannon selaku direktur insinyur AAA mengatakan, "Kami sudah sering menemukan dimana sistem driving assistance seringkali kurang konsisten, terutama pada skenario di dunia nyata".


Hal tersebut dikarenakan pabrikan mobil seringkali mempercepat atau memaksakan proses otomatisasi pada mobilnya, salah satunya adalah sistem adaptive cruise control. Opsi tersebut memang terkesan menawarkan kemudahan, namun realitanya malah terkadang menjadi sumber keuntungan baru bagi para pembuat mobil dan para pemasok. Pada prinsipnya semakin banyak konsumen yang tergiur dengan kemudahan oleh teknologi, semakin banyak pula konsumen yang membeli mobil tersebut dengan alih-alih mencari kemudahan teknologi. Sedangkan disisi lain, beberapa sistem seperti pengereman darurat otomatis yang telah terbukti manfaatnya bagi keselamatan, malah masih dalam tahap awal pengembangan.


AAA menjadikan beberapa pabrikan seperti, BMW X7 2019 dengan "Active Driving Assistant Professional", Cadillac CT6 2019 dengan "Super Cruise", Ford Edge 2019 dengan "Co-Pilot360", Kia Telluride 2020 dengan "Highway Driving Assist", serta 2020 Subaru Outback dengan teknologi "EyeSight" nya sebagai sampel untuk uji coba nya tersebut. Dari hasil uji coba yang dijalankan, sistem yang mencakup perpindahan jalur atau lane changing terbukti menyumbang 73 % sistem interupsi saat terjadi di dunia nyata.


Pihak AAA mengatakan bahwa mereka telah bertemu dengan para pemimpin industri tersebut, dan meminta pihak pabrikan untuk meningkatkan sistem dan memberikan edukasi yang lebih mendetail terhadap konsumen mengenai otomatisasi kendaraan. Teknologi memang bukanlah hal bisa dihindari, cepat atau lambat teknologi pasti berkembang. Namun seiring dengan berkembangnya teknologi, tingkat keamanan serta SDM para penggunanya juga perlu ditingkatkan.

0 Komentar


Tambah Komentar