https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1e7d6292-885d-4aba-95dc-de0b81ac2dc2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5fc1d55d-ae8b-47d9-a2a3-1c5b83fc1edd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4629f680-0644-41d7-9fe7-772b20980b7c.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6b538f87-3c2d-4ff8-ae32-799c0bdddc84.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5a193375-e34d-4827-bd71-2819008f117b.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1e7d6292-885d-4aba-95dc-de0b81ac2dc2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5fc1d55d-ae8b-47d9-a2a3-1c5b83fc1edd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5a193375-e34d-4827-bd71-2819008f117b.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1e7d6292-885d-4aba-95dc-de0b81ac2dc2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5fc1d55d-ae8b-47d9-a2a3-1c5b83fc1edd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4629f680-0644-41d7-9fe7-772b20980b7c.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6b538f87-3c2d-4ff8-ae32-799c0bdddc84.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5a193375-e34d-4827-bd71-2819008f117b.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1e7d6292-885d-4aba-95dc-de0b81ac2dc2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5fc1d55d-ae8b-47d9-a2a3-1c5b83fc1edd.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4629f680-0644-41d7-9fe7-772b20980b7c.png

Mobil Balap Otonom ini Sudah Tabrakan Sebelum Balapan Dimulai

30 October 2020

dilihat 90x

Mobilku.com - Jika kita melihat film Sci-Fi era 90an, tahun 2020 seolah menggambarkan bahwa semua mobil pasti sudah memiliki fitur self-driving. Namun pada kenyataannya, mobil yang bisa mengemudi sendiri tidak akan hadir secepat yang banyak orang impikan.


Sistem bantuan pengemudi yang ada saat ini secara bertahap memang semakin mendekati full otonom. Namun dari semua fitur yang dikembangkan, belum ada satupun yang cukup handal dan sangat aman untuk digunakan. Contohnya saja "Full Self-Driving" milik Tesla yang sebenarnya tidak mampu mengemudi sendiri dan harus tetap diawasi, lalu ada juga Cadillac Super Cruise yang hanya dapat bekerja jika sedang berada di jalan raya saja.


Ketidakmatangan sistem ini juga terlihat dalam sebuah siaran langsung dari seri balapan mobil otonom Roborace, dimana ada satu mobil self-driving yang terlihat bergerak sendiri meninggalkan grid start dan langsung berbelok menghantam dinding pit-lane. Mobil yang berasal dari tim asal Swiss yang bernama Acronis SIT Autonomous bahkan sudah menabrak ketika balapan belum dimulai.


Namun, insiden ini hanyalah salah satu dari sedikit kesalahan yang terjadi di ajang Roborace. Jadi meski tidak semua acara balap mobil otonom berakhir dengan kecelakaan, tentu akan ada saja hal yang lucu bisa terjadi. Akan menarik rasanya jika bisa melihat apa yang Tesla bisa lakukan dengan fitur Full Self-Drivingnya di sirkuit balap.

0 Komentar


Tambah Komentar