https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4bc6eec4-525e-4473-b640-be256a0ae49b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4bc6eec4-525e-4473-b640-be256a0ae49b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4bc6eec4-525e-4473-b640-be256a0ae49b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4bc6eec4-525e-4473-b640-be256a0ae49b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4bc6eec4-525e-4473-b640-be256a0ae49b.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/4bc6eec4-525e-4473-b640-be256a0ae49b.jpeg

Mitsubishi New Mirage Gandeng Lembaga Teknologi Fakultas Teknik Universitas Indonesia (Lemtek UI).

11 November 2016

dilihat 39x

PT PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) melakukan uji efisiensi terhadap New Mirage yang telah diluncurkan Juli 2016. Dalam hal ini KTB menggandeng Lembaga Teknologi Fakultas Teknik Universitas Indonesia (Lemtek UI).

Hasilnya, selama pengujian pada 26-27 Oktober 2016 menunjukkan hasil konsumsi bahan bakar 1 liter berbanding 24.2km untuk transmisi manual dan 1 liter berbanding 22km untuk transmisi otomatis.



Pengujian melibatkan 6 unit New Mirage varian Exceed (2 unit), GLS (1 unit), dan GLX (1 unit). Pengujian dilakukan dengan berkendara normal meliputi Jenis jalan perkotaan, luar kota, jalan bebas hambatan (tol), dan jalan berbukit dalam area Jakarta, Ciawi, Puncak, Bandung, dan Purwakarta dengan total jarak tempuh 407 km. Pengemudi dari kendaraan yang diuji seluruhnya adalah anggota dari LEMTEK UI.

Metode yang digunakan adalah metode full to full. Metode ini mengacu pada standar SAE J1082-200802 yang bertujuan untuk memperoleh data konsumsi bahan bakar antar kendaraan dengan cara berkendara yang digunakan.

Proses pengisian Full to Full dilakukan dengan mengisi bahan bakar hingga penuh hingga tidak ada udara yang terperangkap. Untuk memastikan proses ini, bahan bakar yang telah terisi pada tanki ditunggu selama 30-60 menit. Jika tidak terjadi penurunan maka artinya tangki telah benar-benar penuh.

Pada saat pengisian kembali setelah kendaraan finish, dilakukan proses pendinginan kendaraan selama beberapa jam, untuk membiarkan volume bahan bakar yang ada di dalam tanki menjadi stabil dan tidak mengembang karena masih panas, yang akan menyebabkan ketidakakuratan pengukuran.

Selisih nilai antara awal dan akhir merupakan nilai besar konsumsi bahan bakar pada kendaraan tersebut. Beberapa standarisasi yang juga diatur pada metode ini antara lain:

•Pengisian ulang bahan bakar dengan gelas ukur
•Konsumsi bahan bakar total (liter),
•Jarak tempuh (km),
•Waktu tempuh (jam),
•Temperatur bahan bakar (celcius),
•Temperatur ambient (celcius),
•Tekanan barometrik (kPa),
•Tekanan ban (psi) dan
•Total berat badan penumpang minimal 136 kg.

Pengetesan ini bukanlah yang pertama bagi Mirage. Sebelumnya, menggandeng lembaga yang sama, pengujian konsumsi bahan bakar juga telah dilakukan di tahun 2012 dengan hasil 24,2 km/l.

0 Komentar


Tambah Komentar