https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d680f7b5-2594-41fb-8137-ccdb1df6afd4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d680f7b5-2594-41fb-8137-ccdb1df6afd4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d680f7b5-2594-41fb-8137-ccdb1df6afd4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d680f7b5-2594-41fb-8137-ccdb1df6afd4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d680f7b5-2594-41fb-8137-ccdb1df6afd4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d680f7b5-2594-41fb-8137-ccdb1df6afd4.jpeg

Mirrorless vs DSLR, pilih mana?

26 April 2016

dilihat 38x

Pilihan kamera sekarang beragam. Bukan hanya merek dan harga, tapi juga teknologi yang diusung. Mana yang terbaik. Hmm… sulit untuk mencari kamera terbaik. Karena fitur dan teknologi yang berkembang cepat.

Mungkin lebih mudah untuk mencari kamera yang paling cocok untuk anda. Langkahnya lebih mudah. Mulailah dengan merinci kebutuhan anda untuk memotret. Dari situ bisa dicari kamera apa yang paling cocok. Termasuk anggaran yang harus disiapkan.



Nah, sebelum itu kenali dulu beberapa jenis teknologi kamera yang ada sekarang.

1. Smartphone
Teknologi kamera ponsel berkembang sangat cepat dalam beberapa tahun belakangan. Fitur-fitur hebat seperti optical image stabilization dan wide aperture lenses menjadi fitur standar di banyak ditawarkan kamera ponsel.

Kamera ponsel cocok untuk dibawa dalam perjalanan singkat dan anda enggan membawa banyak bawaan. Cocok untuk snapping foto sehari-hari dan langsung di sharing melalui media social. Di tangan yang tepat, kamera ponsel bisa menghasilkan gambar yang luarbiasa.

Namun untuk mendapatkan gambar bagus dalam kondisi cahaya redup, anda tetap memerlukan kamera sejati. Kekurangan lain, lensa kamera tidak variable sehingga tidak bisa melakukan optical zooming.

2. Kamera Compact
Kamera compact tersedia dalam beragam pilihan dan bentuk. Mulai dari point-and-shoot camera yang klasik hingga kamera dengan kemampuan zoom yang kuat dan sensor image berukuran besar. Persamaan dari semua pilihan itu adalah, lensa permanen yang tidak bisa diganti-ganti. Tapi ada beberapa kamera compact seperti Fujifilm X100T atau Ricoh GR II menawarkan converter untuk wide angle atau telephoto.

Kamera jenis ini cocok untuk mereka yang enggan direpotkan dengan beragam pernik seperti kamera DSLR. Apalagi sekarang tidak perlu khawatir kualitas foto ala kadarnya seperti dulu lagi. Karena beberapa kamera pocket seperti Panasonic ZS100 atau Sony RX100 IV menawarkan sensor yang lebih besar dan lensa zoom yang membuatnya jadi pilihan menarik untuk kamera travel.

Tidak seperti kamera point-and-shoot yang sekarang sudah diambil alih kamera ponsel, kamera poket terbaru masih menawarkan kelebihan seperti, image sensor lebih besar, fast autofocus, dan manual control lebih leluasa. Dengan adopsi built-in Wi-Fi foto-foto bisa langsung di share secepat menggunakan ponsel. Namun ada satu hal yang membuatnya tetap berbeda dengan DSLR, yaitu lensanya tidak bisa diganti-ganti.

3.Action-cam / Tough
Sekarang action camera semakin popular. Biasanya dipakai untuk merekam aktitifitas yang ekstrim. Salah satu merek yang popular adalah GoPro yang menawarkan very wide angle lens sehingga menghasilkan perspektif yang menarik. Namun jenis kamera ini tidak cocok penggunaan sehari-hari. Proses editingnya tidak mudah, meskipun ada kamera-kamera sejenis seperti TomTom Bandit menawarkan proses editing lebih mudah.

Tough Camera menawarkan ketangguhan serupa tapi dirancang sebagai kamera foto tradisional. Jenis kamera yang tidak cidera saat jatuh ke lantai atau tenggelam. Seperti the Olympus TG-4 atau Ricoh WG-4 GPS, sejatinya adalah kamera kompak yang diletakkan dalam ‘jubah’ pelindung.

4.Mirrorless
Tidak seperti kamera-kamera yang sudah kita bahas sebelumnya, kamera mirroless ini sudah masuk teritori kamera dengan lensa yang bisa ditukar seperti DSLR. Lensa bisa diganti dengan yang paling cocok dengan kebutuhan pemotretan. Proses yang praktis membuat kamera ini lebih serbaguna dibandingkan kamera fixed lens. Peformanya juga lebih baik dari kamera fixed lens.

Lalu apa bedanya dengan DSLR? Perbedaan utama adalah tidak tidak menggunakan cermin seperti pada DSLR. Karena itu, ukurannya bisa dibuat lebih ringkas. Selain itu, karena tidak memiliki cermin, maka tidak ada optical viewfinder. Beruntung, electronic viewfinder pada beberapa kamera mirrorless sekarang sudah lebih baik dari beberapa tahun lalu.

Rentang kualitas foto yang dihasilkanya sangat lebar. Mulai dari yang sudah memuaskan bagi fotografer pemula, hingga memenuhi tuntutan tinggi dari professional. Ukuran sensor juga sangat beragam. Mulai dari yang sensor tipe 1 inch hingga yang full frame sensor seperti pada Sony A7. Jadi jika anda ingin membeli mirrorlens, tentukan dulu kualitas foto yang anda perlukan, karena berkorelasi dengan harga.

Mirrorlesn dianggap sebagai masa depan dunia fotografi. Menawarkan banyak kelebihan dibandingkan DSLR seperti ukurannya yang kompak, kemampuan merekam video lebih baik, juga built-in Wi-Fi. Namun tetap ada kekurangannya yaitu baterai yang terbatas dan pilihan lensa yang bisa dipakai juga belum banyak.

5.DSLR
DSLR dianggap sebagai puncak dari piramida ini. Biasa dipakai para professional dan penggemar berat fotografi. Ukurannya besar dan warnya hitam beberapa putih. Karena dikembangkan dari kamera SLR di masa silam –jaman foto masih pakai film-, maka pilihan lensa yang bisa dipakai sangat banyak.

DSLR juga sudah menggunakan APS-C atau full frame image sensor. Artinya, kamera ini memberikan kualitas gambar yang hanya bisa disamai oleh kamera mirrorless atau compact dengan ukuran image sensor yang sama. Fitur auto focus dan fitur lain menjadi standar. Pendek kata dengan harga sama, kamera DSLR memberikan value yang lebih baik daripada mirrorless camera.

Kelebihan DSLR yang membuatnya tetap jadi pilihan utama para professional, adalah pilihan lensa yang sangat beragam sehingga mudah menyesuaikan dengan tuntutan pemotretan. Kedua, DSLR memberi kualtias yang setara dengan harga (value for money terbaik).

Kekurangannya dibandingkan mirrorlesn adalah ukurannya, juga keterbatasan untuk burst shooting speeds dan kemampuan merekam video.

Satu catatan penting, jika ingin menggganti foto dengan jenis kamera yang lensanya bisa diganti, tentukan merek yang akan dipakai. Karena lensa biasanya tidak bisa ditukar antar merek. Setiap merek menggunakan lensa spesifik.

0 Komentar


Tambah Komentar