https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6dd34a7a-a703-4d58-a589-5f3b972871b5.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e2a8626a-4bb3-41c9-996f-12cf76d79759.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/045efb11-5abc-4929-b40d-e73131bfc94e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6f03ae80-dbb5-42d6-96a0-cc6c6fed757b.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a0ab8ef8-c302-4805-a6d7-94573a28d418.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6dd34a7a-a703-4d58-a589-5f3b972871b5.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e2a8626a-4bb3-41c9-996f-12cf76d79759.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a0ab8ef8-c302-4805-a6d7-94573a28d418.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6dd34a7a-a703-4d58-a589-5f3b972871b5.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e2a8626a-4bb3-41c9-996f-12cf76d79759.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/045efb11-5abc-4929-b40d-e73131bfc94e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6f03ae80-dbb5-42d6-96a0-cc6c6fed757b.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a0ab8ef8-c302-4805-a6d7-94573a28d418.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6dd34a7a-a703-4d58-a589-5f3b972871b5.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/e2a8626a-4bb3-41c9-996f-12cf76d79759.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/045efb11-5abc-4929-b40d-e73131bfc94e.jpg

Mesin Rotary Siap Comeback di Mazda MX-30

09 October 2020

dilihat 31x

Mobilku.com - Setelah bertahun-tahun menunggu, kini mesin rotary Mazda dikabarkan akan segera kembali digunakan meski bukan untuk mobil sport. Pihak Mazda berencana akan memasangkan mesin tersebut pada crossover listrik MX-30 di tahun 2022, yang akan digunakan sebagai range extender. Informasi tersebut datang langsung dari CEO Mazda Akira Marumoto, dimana dia menegaskan bahwa MX-30 listrik membutuhkan rotary engine dan akan segera diperkenalkan pada tahun depan. 


Jika melihat sejarahnya, Mazda pertama kali memperkenalkan rotary engine pertamanya pada tahun 1967, dengan lisensi teknologi dari Wankel pembuat mobil asal Jerman Barat di awal 1960-an. Alih-alih memakai piston yang memompa dan memutar poros engkol, rotary engine menggunakan rotor berbentuk segitiga yang akan berputar untuk menghasilkan tekanan yang nantinya akan diubah menjadi tenaga untuk menggerakan sumbu roda.


Meskipun hingga saat ini Mazda belum menawarkan format mesin yang unik untuk digunakan pada jajaran produknya. Tampaknya mereka belum rela untuk meninggalkan rotary engine begitu saja. Bahkan dalam acara Tokyo Motor Show 2015, Mazda menggoda para fans dengan menghadirkan penerus RX-7 yang katanya akan hadir dengan rotary engine SkyActiv-R generasi terbaru. Tentu saja, kami sangat senang mendengar bahwa mesin bersejarah tersebut dapat kembali digunakan.


Jika melihat model yang ada dipasaran saat ini, pihak Mazda sudah menjual MX-30 versi hybrid di pasar Jepang, dimana mobil tersebut menggunakan mesin bertenaga bensin 2.0 liter dengan tambahan motor listrik. Sedangkan untuk pasar eropa MX-30 listrik juga telah dijual sekitar satu bulan lalu, semuanya dibuat menggunakan platform yang sama dengan Mazda 3 dan CX-30.


Pihak Mazda memang tidak terlalu terbuka tentang spesifikasi mesin rotary yang akan digunakan kelak. Namun untuk mendukung semangatnya menghadirkan crossover yang ramah lingkungan, Mazda akan membuat kabin menggunakan bahan ramah lingkungan, termasuk botol PET daur ulang untuk trim pintu dan bahan yang disebut "Heritage Cork" untuk console tray. Pihak Mazda juga memiliki target untuk mendatangkan All Electric MX-30 yang sudah dilengkapi rotary engine di tahun 2022 untuk pasar Jepang. Welcome Back Rotary.

0 Komentar


Tambah Komentar