https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/17f9c0cc-d51d-4544-9aa6-407d7072bab7.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1122f638-cff7-4693-bd02-7d96e0ec41a0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/561415bf-0919-4736-abbc-9fecc121a228.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/61d076c0-7f84-4b99-83ac-138d9ce24b09.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/613c8cc4-6019-463e-8c74-fe71b3ea19bc.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/17f9c0cc-d51d-4544-9aa6-407d7072bab7.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1122f638-cff7-4693-bd02-7d96e0ec41a0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/613c8cc4-6019-463e-8c74-fe71b3ea19bc.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/17f9c0cc-d51d-4544-9aa6-407d7072bab7.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1122f638-cff7-4693-bd02-7d96e0ec41a0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/561415bf-0919-4736-abbc-9fecc121a228.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/61d076c0-7f84-4b99-83ac-138d9ce24b09.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/613c8cc4-6019-463e-8c74-fe71b3ea19bc.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/17f9c0cc-d51d-4544-9aa6-407d7072bab7.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1122f638-cff7-4693-bd02-7d96e0ec41a0.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/561415bf-0919-4736-abbc-9fecc121a228.jpg

Masuk Tahap Uji Coba, Tesla Supercharger Bisa Dipakai EV Merek Lain

03 November 2021

dilihat 67x

Mobilku.com - Tesla dikabarkan telah membuka 10 stasiun pengisian supercharger di Belanda yang dapat dipergunakan oleh kendaraan listrik lain selain dari brand Tesla.


Dibukanya stasiun supercharger milik Tesla di Belanda merupakan salah satu tahap pengujian untuk langkah yang lebih besar. Jika data dan hasilnya terbukti bagus, CEO Elon Musk berjanji akan menambah unit supercharger dan membuka lebih stasiun pengisian cepat untuk semua brand EV di akhir tahun ini.


Untuk melakukan pengisian, para pemilik EV non-Tesla kabarnya akan memerlukan konektor CCS (Combined Charging Standard) serta aplikasi Tesla. Sedangkan untuk biaya pengisiannya, ada kemungkinan jika pemilik EV selain Tesla akan mendapat harga yang sedikit lebih mahal. 


Namun jangan khawatir, Tesla menawarkan diskon pengisian daya jika kalian berlangganan membership Tesla, sehingga pemilik EV non Tesla bisa menikmati harga yang sama dengan pemilik Tesla.


Tesla saat ini tercatat memiliki sekitar 25.000 unit stasiun di seluruh dunia, dan banyak diantaranya masih perlu dilengkapi dengan konektor CCS untuk menunjang kebutuhan pemilik EV non Tesla. 


Rencana untuk membangun stasiun pengisi daya universal ini sebenarnya sudah dibahas cukup lama oleh Tesla. Selain itu, rencana Tesla juga sejalan dengan program Presiden Joe Biden yang akan mengalokasikan dana $7,5 miliar untuk pengembangan infrastruktur EV, dan salah satunya adalah penyebaran stasiun pengisian daya.


Biasanya, banyak pabrikan otomotif lebih memilih mengandalkan perusahaan energi untuk jadi mitra pengisian daya mereka mereka. Namun, Tesla adalah salah satu produsen yang tidak hanya fokus menghadirkan mobil listrik, tetapi sangat serius membangun saluran pengisian daya di berbagai wilayah.


Jika program pengisian daya universal ini berjalan mulus, maka bisnis supercharger milik Tesla akan menghasilkan pundi-pundi keuntungan baru yang siap masuk ke kantong Elon Musk.

0 Komentar


Tambah Komentar