https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/aab33018-9006-41d2-9586-cce9c1f15d53.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6fc5fea3-bb45-4171-bc57-60edace72a8a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cc623581-7a26-43eb-bce0-6f606e081bfe.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0cd31a94-15fc-4373-baaa-c0cac753e9e2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/71fe94b2-01e9-4b50-a97e-78cd5bbb3a61.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/aab33018-9006-41d2-9586-cce9c1f15d53.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6fc5fea3-bb45-4171-bc57-60edace72a8a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/71fe94b2-01e9-4b50-a97e-78cd5bbb3a61.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/aab33018-9006-41d2-9586-cce9c1f15d53.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6fc5fea3-bb45-4171-bc57-60edace72a8a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cc623581-7a26-43eb-bce0-6f606e081bfe.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0cd31a94-15fc-4373-baaa-c0cac753e9e2.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/71fe94b2-01e9-4b50-a97e-78cd5bbb3a61.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/aab33018-9006-41d2-9586-cce9c1f15d53.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/6fc5fea3-bb45-4171-bc57-60edace72a8a.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cc623581-7a26-43eb-bce0-6f606e081bfe.jpg

Masuk ke Indonesia, Jadi Saingan Triton dan Hilux

16 November 2019

dilihat 79x

Mobilku.com - Hyundai akan memproduksi sebuah truk pickup compact yang baru yang didasarkan pada mobil konsep Santa Cruz dari 2015 Detroit Auto Show, di pabrik perakitan Montgomery. Menemukan tempat untuk membangun Santa Cruz adalah salah satu tantangan terbesarnya yang mengakibatkan penundaan proyek tersebut.


Produsen mobil akan menghabiskan sebanyak $410 juta atau sekitar Rp. 5,76 triliun untuk memperluas pabrik Montgomery yang mana telah berjuang untuk bersaing dengan permintaan untuk produk Hyundai seperti Santa Fe yang baru didesain ulang. Menambahkan Santa Cruz akan menciptakan 200 lapangan pekerjaan langsung di pabrik dan sebanyak 1.000 lainnya untuk pemasok regional, kata produsen mobil Korea.


Jika Santa Cruz dibangun hari ini, mobil tersebut akan menjadi pickup terkecil di pasar. Mobil pickup sangat diminati di pasar otomotif AS dengan 3 model ukuran besar terpopuler seperti Ford F-150, Chevrolet Silverado dan Ram 1500 dengan mengungguli grafik penjualan dari tahun ke tahun. Model midsize seperti Toyota Tacoma, telah kehilangan momentum sejak tahun 1980-an tetapi mulai kuat kembali di awal dekade ini dengan peluncuran baru Chevrolet Colorado dan Jeep Gladiator baru-baru ini.


Tapi seberapa sukses Santa Cruz akan tergantung pada beberapa faktor, yaitu termasuk harga dan target volume Hyundai itu sendiri. Salah satu pertanyaannya adalah apakah produsen mobil Korea telah menunggu terlalu lama untuk membawa Santa Cruz ke pasar. Seseorang internal di perusahaan tersebut mengatakan bahwa kemungkinan akan membutuhkan setidaknya 18 bulan lagi sebelum dapat masuk ke tahap produksi, yang berarti lebih dari enam tahun setelah konsep debutnya di North American International Auto Show di Detroit.


Sama seperti pasar truk midsize yang lama memudar telah bangkit kembali, segmen pickup compact juga dapat menguat, terutama jika Hyundai menunjukkan beberapa keberhasilan.

0 Komentar


Tambah Komentar