https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/140de977-58f2-4a85-97bf-d3db774efd02.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/368bea79-776d-4608-874b-5ef5cb5a739f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/de8430e6-b382-464b-80a0-e5125bbcc444.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2c507bb3-fad5-4562-ba2b-0064048b2999.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d4fcdf82-70f9-4a31-bd2b-d6c8c6454620.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/71e0118e-d7a2-4e71-aa82-70c547725c25.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/140de977-58f2-4a85-97bf-d3db774efd02.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/368bea79-776d-4608-874b-5ef5cb5a739f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/71e0118e-d7a2-4e71-aa82-70c547725c25.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/140de977-58f2-4a85-97bf-d3db774efd02.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/368bea79-776d-4608-874b-5ef5cb5a739f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/de8430e6-b382-464b-80a0-e5125bbcc444.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2c507bb3-fad5-4562-ba2b-0064048b2999.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d4fcdf82-70f9-4a31-bd2b-d6c8c6454620.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/71e0118e-d7a2-4e71-aa82-70c547725c25.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/140de977-58f2-4a85-97bf-d3db774efd02.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/368bea79-776d-4608-874b-5ef5cb5a739f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/de8430e6-b382-464b-80a0-e5125bbcc444.jpg

Mahasiswa Menjelajah Australia Dengan Mobil Tenaga Surya

04 December 2019

dilihat 143x

Mobilku.com - Dengan mobil bertenaga surya yang dikembangkan oleh mereka sendiri, Chalmers Solar Team telah menjelajah negara Australia dalam kompetisi mobil tenaga surya terbesar di dunia, yaitu Bridgestone World Solar Challenge. Secara total, sekitar 50 tim lebih dari 20 negara yang ikut berpartisipasi dalam kompetisi ini.


Para siswa memulai perjalanan mereka di Australia dari Motor Sports Complex Hidden Valley di kota Darwin untuk menyelesaikan pembangunan mobil mereka dan lulus dalam regulasi kompetisi tersebut. Mereka juga dapat bertemu dengan semua tim mahasiswa lainnya.


"Kami merasa sangat senang untuk bertemu tim dari seluruh dunia yang telah bekerja keras untuk mencapai tujuan yang sama dengan kami. Semua orang sangat terbuka mengenai bagaimana cara membangun mobil mereka dan kami saling bertukar pengalaman tentang solusi yang berbeda yang telah kami pilih untuk mengatasi masalah yang sama," kata Olle Andersson, yang mempelajari teknik produksi dan merupakan manajer proyek untuk Chalmers Solar Team.


Kompetisi mobil bertenaga surya telah diselenggarakan setiap dua tahun sekali sejak tahun 1987. Menjelang edisi baru pada kompetisi tersebut, penyelenggara mengembangkan peraturan untuk menantang siswa dan mendorong inovasi teknis.


"Kalian harus berlatih untuk menjelaskan solusi kalian. Hal itu tidaklah cukup hanya dengan memiliki solusi baik saja, kalian juga harus mampu untuk menjelaskannya secara teknis dan membuat diri kalian memahami tentang hal itu. Hal itu sangat bermanfaat, dan merupakan pelengkap yang sangat bagus untuk pendidikan," kata Gustaf Blomberg, yang merupakan mahasiswa teknik komputer dan bertanggung jawab untuk pemrograman dalam proyek.


Bridgestone World Solar Challenge melakukan perjalanannya dari Darwin ke Adelaide, dengan total sejauh 3.000 km. Sebagai tambahan, tim tersebut mengendarai beberapa kendaraan pendamping, di mana anggota dari proyek tersebut memastikan semuanya berjalan dengan lancar. Selama balapan ada beberapa jumlah pemberhentian terkontrol di mana mereka memeriksa mobil bertenaga surya mereka beroperasi dengan benar.


Persaingan menjadi dramatis bagi banyak tim. Mereka harus melawan angin kencang yang luar biasa dan ada juga rekor suhu panas di bagian wilayah utara Australia. Ada beberapa mobil bertenaga surya yang terbalik selama kompetisi tersebut dan ada beberapa yang terbakar.


Chalmers Solar Team berhasil mengendarai sampai dua pemberhentian terkontrol sebelum angin dan medan jalan menghalangi mereka untuk mempertahankan kecepatan yang cukup. Secara total, mereka berhasil mengendarai sejauh 1.000 km dengan tenaga surya. Salah satu hal yang utama mengapa mereka mengambil proyek ini adalah bahwa mereka harus berlatih bekerja sebagai insinyur.

0 Komentar


Tambah Komentar