https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7d849890-64c0-4984-8b4d-0698dfbe180e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/04a8a2c4-1d5b-46f2-b18d-cd17fc9339ed.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bfd9f159-282e-4f49-97cf-449483b89756.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/67ef011d-bb3a-40fc-add0-7212ebe0becb.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0c371b38-d98d-41b7-b74b-b6a9d1693680.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5011ddba-3d5b-4e74-ac51-4bf8bf4a1be1.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7d849890-64c0-4984-8b4d-0698dfbe180e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/04a8a2c4-1d5b-46f2-b18d-cd17fc9339ed.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5011ddba-3d5b-4e74-ac51-4bf8bf4a1be1.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7d849890-64c0-4984-8b4d-0698dfbe180e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/04a8a2c4-1d5b-46f2-b18d-cd17fc9339ed.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bfd9f159-282e-4f49-97cf-449483b89756.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/67ef011d-bb3a-40fc-add0-7212ebe0becb.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0c371b38-d98d-41b7-b74b-b6a9d1693680.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/5011ddba-3d5b-4e74-ac51-4bf8bf4a1be1.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7d849890-64c0-4984-8b4d-0698dfbe180e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/04a8a2c4-1d5b-46f2-b18d-cd17fc9339ed.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bfd9f159-282e-4f49-97cf-449483b89756.jpg

Luxembourg - Negara Pertama di Dunia yang Gratiskan Transportasi Umum

03 March 2020

dilihat 165x

Mobilku.com - Luxembourg kini membebaskan biaya tarif untuk kereta api, trem dan busnya. Pemerintah negara tersebut mengatakan bahwa mereka melakukan upaya ini untuk mengatasi kemacetan, polusi, serta mendukung penduduk yang berpenghasilan rendah.


Sebelumnya, penggunaan transportasi umum kelas standar dikenakan biaya tiket tahunan senilai 440 Euro (6,9 juta Rupiah). Walaupun sekarang sudah gratis, para komuter masih dapat membayar untuk kelas satu nya dengan biaya 600 Euro per tahun.


Luxembourg mempunyai 602.000 jumlah penduduk, tetapi setiap harinya terdapat sekitar 214.000 orang yang datang ke negara tersebut untuk bekerja. Penduduk dari negara Jerman, Belgia dan Perancis yang datang ke Luxembourg untuk bekerja telah menyebabkan kemacetan lalu lintas yang padat karena mayoritas pekerja pulang pergi dengan kendaraan pribadi. 


Demi mengatasi banyaknya komuter, negara Eropa yang kecil nan kaya tersebut berencana untuk menginvestasi sebesar 3,9 miliar Euro pada pembaruan jalur kereta api, peningkatan jaringan bus dan menambahkan lebih banyak situs park-and-ride di perbatasan.

0 Komentar


Tambah Komentar