https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cd5b47b5-eb53-4cf4-9220-012a9578f0a8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9a02ede0-29d6-4c6e-9d75-05192c08b729.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/297d3b8d-8d68-4cde-8ff8-b6a430d19b9e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/37fde643-354d-435e-8731-f89acd7138f1.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d756edd1-2030-486f-94f3-9882781a2389.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cd5b47b5-eb53-4cf4-9220-012a9578f0a8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9a02ede0-29d6-4c6e-9d75-05192c08b729.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d756edd1-2030-486f-94f3-9882781a2389.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cd5b47b5-eb53-4cf4-9220-012a9578f0a8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9a02ede0-29d6-4c6e-9d75-05192c08b729.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/297d3b8d-8d68-4cde-8ff8-b6a430d19b9e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/37fde643-354d-435e-8731-f89acd7138f1.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d756edd1-2030-486f-94f3-9882781a2389.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/cd5b47b5-eb53-4cf4-9220-012a9578f0a8.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/9a02ede0-29d6-4c6e-9d75-05192c08b729.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/297d3b8d-8d68-4cde-8ff8-b6a430d19b9e.jpeg

Loyal Hingga Tidur dan Mandi di Kantor, Karyawan Tesla Ini Sedih Terkena PHK

29 April 2024

dilihat 228x

Mobilku.com - Tesla baru-baru ini mengumumkan pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap lebih dari 14.000 karyawan, yang merupakan 10 persen dari total tenaga kerja mereka. Hal ini memicu kehebohan di media sosial, dengan banyak yang mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap dampaknya pada individu dan keluarga.


Salah satu kisah yang menarik perhatian jagat maya adalah kisah dari Nico Murillo, seorang mantan karyawan Tesla di Fremont, California. Murillo menceritakan pengalamannya di LinkedIn, bagaimana dia dipecat secara tiba-tiba pada tanggal 15 April 2024 lalu.


Murillo memulai karirnya di Tesla pada tahun 2019 sebagai seorang production associate. Dedikasi dan kerja kerasnya membawanya naik jabatan dengan cepat, menjadi Lead Production Associate di tahun 2020 dan Production Supervisor di tahun 2021.


Namun setelah perjalanan karirnya di Tesla, kabar buruk datang pada 15 April. Murillo seperti biasa bangun pagi dan membuka laptopnya untuk melihat email pekerjaan. Namun, dia menemukan bahwa akunnya tidak bisa diakses dan mengira bahwa itu adalah bug pada system.


Selama perjalanan ke tempat kerja, yang memakan waktu 90 menit, Murillo biasanya memeriksa email pribadinya sembari mengaktifkan mode Autopilot pada mobil Tesla miliknya. Pada hari itu, dia menerima pesan yang sangat menghancurkan hatinya. Pesan tersebut menyatakan bahwa posisinya telah dihilangkan, dan dia bukan lagi bagian dari Tesla.


Murillo sontak mencoba menghubungi manajernya, namun sang manajer hanya mengatakan bahwa semua orang mendapatkan email yang sama dan informasi lebih lanjut akan diberikan kemudian. 


Sesampainya dia di Tesla, Murillo mencoba untuk masuk ke pabrik, namun dia dihentikan oleh petugas keamanan dan ID Card nya langsung disita. Murillo lantas kembali ke mobilnya dan duduk dalam kesedihan.


Kisah Murillo ini menyentuh banyak orang di LinkedIn. Dedikasi dan pengorbanannya untuk Tesla patut diacungi jempol. Dia bahkan menceritakan bagaimana dia pernah tidur di mobilnya pada tahun 2023 untuk menghindari perjalanan panjang pulang ke rumah, bahkan mandi di kantor dan makan malam di ruang istirahat menu yang dihangatkan di microwave.


Unggahan Nico dibanjiri komentar simpati di LinkedIn. Bahkan, seorang mantan karyawan Tesla lain turut berbagi pengalaman serupa dengan mengatakan loyalitas tak menjamin kekebalan dari PHK.




0 Komentar


Tambah Komentar