https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7ae3f573-b1a8-4bd0-9775-5657be0c928f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b319930b-a567-45b7-a121-ecefc6731d9e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1845c0bb-cb49-425b-a1bc-0eabae470182.PNG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/42145527-38c5-4ef9-95e4-23452298a4b2.PNG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/38cb0f26-7648-4813-8265-b7cab659aaa7.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7ae3f573-b1a8-4bd0-9775-5657be0c928f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b319930b-a567-45b7-a121-ecefc6731d9e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/38cb0f26-7648-4813-8265-b7cab659aaa7.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7ae3f573-b1a8-4bd0-9775-5657be0c928f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b319930b-a567-45b7-a121-ecefc6731d9e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1845c0bb-cb49-425b-a1bc-0eabae470182.PNG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/42145527-38c5-4ef9-95e4-23452298a4b2.PNG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/38cb0f26-7648-4813-8265-b7cab659aaa7.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7ae3f573-b1a8-4bd0-9775-5657be0c928f.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/b319930b-a567-45b7-a121-ecefc6731d9e.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1845c0bb-cb49-425b-a1bc-0eabae470182.PNG

Lihat Bagaimana Alat-Alat Berat Ini Diangkut Menuju Pegunungan Alpen

24 April 2021

dilihat 256x

Mobilku.com - Jika kita sedang membangun suatu bangunan yang besar, tentu kita akan membutuhkan peralatan yang besar juga untuk dapat mengerjakannya. Jika ini adalah proyek di lokasi normal, mungkin dengan mudah kita bisa memindahkan peralatan menuju lokasi.


Bagaimana jika proyek besarnya berada di pegunungan Alpen? Kira-kira bagaimana membawa alat besar menaiki pegunungan terpanjang di Eropa tersebut? Tidak terbayang bukan? Bagi pemerintah Swiss ini adalah hal yang mudah, karena pada tahun 2015 mereka telah berhasil mengangkut alat berat ke lokasi kerja yang berada di puncak pegunungan Alpen.


Singkat cerita, cara yang digunakan oleh Swiss adalah kereta gantung khusus yang mampu membawa alat-alat berat. Alih-alih membawa penumpang, kabel tersebut dapat mengangkat mesin konstruksi jauh di udara melewati pegunungan. Menurut informasi, kabel-kabel kereta gantung ini bahkan mampu menampung bobot hingga seberat 30 ton.


Mesin-mesin berat ini juga tidak hanya diangkut naik turun gunung, tetapi digantung melalui lembah panjang yang membentang. Kabel kereta gantung ini juga lebih terlihat seperti kabel listrik dibandingkan dengan kabel yang biasa digunakan untuk bermain ski.


Jika kalian penasaran, ada sebuah video dokumentasi yang memperlihatkan kabel-kabel ini membawa alat berat dari waduk Limmernsee, yang terletak di ketinggian 1857 meter, menuju Muttsee dengan ketinggian 2446 meter. Walaupun jarak yang ditempuh hanya 1,6 km, tetapi mesin-mesin ini harus diantar dengan ketinggian berkisar 588 meter.


Proyek tersebut adalah perluasan pembangkit listrik tenaga air di wilayah timur Glarus, dimana disana terdapat pembangkit Listrik Linth-Limmern yang telah ada sejak tahun 1960-an. Baru-baru ini sistem pembangkit listrik tenaga air tersebut telah ditingkatkan, memungkinkan pembangkit listrik ini menghasilkan energi yang lebih besar dan lebih banyak menyimpan energi.


Kendaraan yang ditarik ke atas gunung adalah truk gandeng CAT 725 yang berat kosongnya saja mencapai 23 ton. Alat berat ini diketahui memiliki mesin diesel CAT C9.3 inline-enam, yang menghasilkan sekitar 334 hp dengan torsi sebesar 1700 Nm.


Proyek ini selesai pada tahun 2017,dan berhasil diangkut pulang pergi menggunakan kabel di pegunungan Alpen. Namun demikian, ini merupakan pencapaian yang sangat mengesankan dan kabelnya masih digunakan hingga saat ini untuk membawa turis melihat-lihat indahnya hamparan pegunungan Alpen.

0 Komentar


Tambah Komentar