https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3581f1ad-2d80-42cb-8248-e1bdf6030d72.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3910d75d-797c-4fd1-84a6-ef26106debe8.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a52a1224-5a65-49a9-81b9-860e8f029633.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7d6e47d6-b86e-4c22-b84f-aa085ff8c759.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0e91a90a-0e77-47d6-b2a9-4c6059785be5.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3581f1ad-2d80-42cb-8248-e1bdf6030d72.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3910d75d-797c-4fd1-84a6-ef26106debe8.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0e91a90a-0e77-47d6-b2a9-4c6059785be5.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3581f1ad-2d80-42cb-8248-e1bdf6030d72.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3910d75d-797c-4fd1-84a6-ef26106debe8.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a52a1224-5a65-49a9-81b9-860e8f029633.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7d6e47d6-b86e-4c22-b84f-aa085ff8c759.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0e91a90a-0e77-47d6-b2a9-4c6059785be5.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3581f1ad-2d80-42cb-8248-e1bdf6030d72.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/3910d75d-797c-4fd1-84a6-ef26106debe8.JPG
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/a52a1224-5a65-49a9-81b9-860e8f029633.JPG

Lihat Apa Yang Terjadi Jika Sebuah Roda Dipacu Hingga 620 Km/h

20 May 2021

dilihat 498x

Mobilku.com - Saluran YouTube Otomotif, Garage 54, tidak asing dengan eksperimen unik yang menggunakan merek mobil Lada asal Rusia. Dalam eksperimen nya kali ini, mereka mencoba memutar ban dengan kecepatan jauh di atas nilai maksimumnya untuk melihat seperti apa kondisi ban saat berada di kecepatan tinggi.


Untuk mencapai hasil yang diinginkan, pertama-tama mereka menyambungkan dua mobil yang berbeda, kemudian menghubungkan setiap porosnya menjadi satu poros yang terkonsentrasi.


Biasanya, saat kita memacu kendaraan, rasio roda gigi akan memberikan keuntungan mekanis yang menguntungkan mesin, yang berarti mesin tidak harus bekerja sekeras mungkin. Akan tetapi, kecepatan tertinggi pada output akan dikorbankan dalam prosesnya. 


Namun, ketika kalian menjalankannya dengan cara yang berbeda seperti yang digunakan oleh sang YouTuber, cara ini akan memungkinkan roda yang terhubung akan berputar dengan kecepatan yang jauh lebih cepat dari biasanya.


Ban yang mereka gunakan tercatat hanya mampu mengatasi kecepatan maksimum sekitar 190 km / jam. Namun karena ban tidak kontak dengan aspal, takometer mereka menghitung bahwa roda yang terpasang telah mencapai kecepatan maksimum hingga 620 km / jam. Kecepatan gila yang bahkan mampu membakar ban dan velg nya jika menyentuh tanah.


Saat mereka mencapai kecepatan maksimum, ban terlihat sudah mulai membengkak. Velg yang tidak seimbang juga menyebabkan begitu banyak getaran sehingga ban secara perlahan mulai menyentuh tanah dan mulai menggali. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, mereka menemukan bahwa struktur ban telah hancur total, membuatnya benar-benar sudah tidak bisa diperbaiki.

0 Komentar


Tambah Komentar