https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1b0d6dc1-164b-4369-bf56-883dc5725279.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1b0d6dc1-164b-4369-bf56-883dc5725279.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1b0d6dc1-164b-4369-bf56-883dc5725279.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1b0d6dc1-164b-4369-bf56-883dc5725279.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1b0d6dc1-164b-4369-bf56-883dc5725279.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/1b0d6dc1-164b-4369-bf56-883dc5725279.jpeg

Larutan Digital di Wadah Beroda Empat

22 October 2015

dilihat 36x

Nissan akan memperkenalkan mobil konsep baru bernama Teatro for Dayz dalam pameran dua tahunan (biennial) Tokyo Motor Show. Mobil dengan nama unik dan bentuk seperti kubus itu dirancang untuk melarutkan gaya hidup digital dalam sebuah mobil. Berdasarkan riset Nissan, banyak anak-anak muda yang enggan membeli mobil karena menggangp berkendara itu bikin stress. Salahsatu yang membuat mereka stress karena tidak bisa terkoneksi dengan kawan dank anal social media saat mengemudi.



“Apa yang mereka butuhkan dari mobil bukan lagi kenikmatan dan keasyikan berkendara atau menikmati ruang privat sendiri, tapi bisa terkoneksi dengan lebih baik dan mudah bersama teman-temannya dan membagi pengalamannya. Yang penting adalah bukan apakah itu dinikmati secara personal atau virtual. Yang penting adalah proses untuk membaginya,” jelas Nissan.

Kursi-kursi, dashboard, kemudi dan panel pintu Teatrp for Dayz semua berwarna putih saat mobil dimatikan. Saat dihidupkan semua bagian itu bisa diatur agar menampilkan pola-pola apa saja dengan pilihan nyaris tidak terbatas, termasuk kulit, kulit macan, kayu atau bagian desain warna-warni yang artistic. Instrument cluster ditempatkan di layar sentuh berukuran besar yang menggantikan dashboard tradisional. Dengan demikian pengemudi bisa mengatur komposisi, ukuran atau bahkan menghapus sama sekali panel meter itu. Layar itu juga bisa berfungsi sebagai layar untuk video calls.



Spek teknis belum di publikasikan, tapi diperkirakan apa yang ada dibalik kap mesinnya bukan hal yang menarik bagi generasi yang menganggap mengemudi itu hal membuat stress. Sejauh ini yang diketahui adalah, mobil konsep ini menggunakan motor listrik dan jarak tempuhnya terbilang cukup untuk komuter. Nissan belum memutuskan nasib mobil konsep ini di masa depan. Tapi bakal sangat menarik jika berhasil melewati tahap konsep.

0 Komentar


Tambah Komentar