https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7180a9c2-2a6e-41b8-a25a-e22f70ef2b4d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/56b99d63-edfd-4c36-994f-4a0426fd86b4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bceb5b25-5ad0-473c-88b4-c3356caa1eca.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ea7b7ccd-e7b9-4752-9888-bb188599bb8e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/415a6039-db1e-4391-a1b4-8be198f618a3.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d370341f-db5f-4148-836f-2d20d3215050.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7180a9c2-2a6e-41b8-a25a-e22f70ef2b4d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/56b99d63-edfd-4c36-994f-4a0426fd86b4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d370341f-db5f-4148-836f-2d20d3215050.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7180a9c2-2a6e-41b8-a25a-e22f70ef2b4d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/56b99d63-edfd-4c36-994f-4a0426fd86b4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bceb5b25-5ad0-473c-88b4-c3356caa1eca.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/ea7b7ccd-e7b9-4752-9888-bb188599bb8e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/415a6039-db1e-4391-a1b4-8be198f618a3.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/d370341f-db5f-4148-836f-2d20d3215050.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7180a9c2-2a6e-41b8-a25a-e22f70ef2b4d.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/56b99d63-edfd-4c36-994f-4a0426fd86b4.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/bceb5b25-5ad0-473c-88b4-c3356caa1eca.jpeg

Laris Manis, Penjualan Toyota Indonesia Tembus Lebih Dari 300 Ribu Unit

12 December 2022

dilihat 232x

Mobilku.com - PT Toyota Astra Motor (TAM) mencatatkan torehan manis di sepanjang Januari - November 2022. Raksasa otomotif asal Jepang ini mengklaim kenaikan wholesales (distribusi pabrik ke dealer) lebih dari 303 ribu unit, atau meningkat sekitar 15,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Dengan penjualan lebih dari 303 ribu unit, hal juga ini membuat market share Toyota di tahun ini menjadi 32,2%


"Kami bersyukur ini juga mendapat respon positif dari pelanggan yang terlihat dari pertumbuhan penjualan di atas 15,2% sehingga market share kami kini di posisi 32,2%. Kami mengapresiasi upaya pemerintah membangun iklim ekonomi yang positif dan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang tetap mempercayai Toyota sebagai pilihan utama dalam pemenuhan mobilitas," kata Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Henry Tanoto.


Tiga kontributor terbesar penjualan Toyota tahun ini dipegang oleh Avanza sebesar (55.576 unit), Rush (41.470 unit), dan Kijang Innova (40.926 unit). Untuk menarik konsumen Indonesia, sepanjang 2022 Toyota juga menghadirkan 15 model baru, dari model konvensional, GAZOO Racing, dan pilihan kendaraan listrik.


Di tahun ini PT TAM menstimulasi pasar dengan merilis All New Toyota bZ4X yang merupakan Battery EV Toyota pertama, serta All New Toyota Kijang Innova Zenix yang merupakan mobil Hybrid EV Toyota pertama yang diproduksi secara lokal.


Selain menghadirkan lebih banyak model kendaraan elektrifikasi di pasar otomotif nasional, Toyota Indonesia juga menguatkan komitmennya dalam upaya mendukung program Carbon Neutrality yang dicanangkan pemerintah dengan target Indonesia Net Zero Emission (NZE) di 2060.


Toyota berupaya mewujudkan strategi zero emission tersebut dengan menghadirkan kendaraan elektrifikasi ramah lingkungan dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat luas. 


"Dari 15 model elektrifikasi yang telah TAM, kami berharap jajaran tersebut bisa mengisi berbagai segmen. Masyarakat pun bisa memilih teknologi elektrifikasi yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas dan lifestyle-nya sehari-hari sehingga secara langsung ikut berkontribusi menekan emisi karbon melalui penggunaan kendaraan ramah lingkungan," tambah Henry.

0 Komentar


Tambah Komentar