https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/feedback+icon-02.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/ask+me+icon.svg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/logoHeader.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/assets/human-logo.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2b58de01-f9e7-40cf-aa9f-e6291bc8f244.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7fde9965-3423-45d1-b3bf-56d6022d9c26.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0145aa51-abb8-460f-b665-58e0f5c77219.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/22200d6e-ea2c-42ef-96c0-246ef09a7bf1.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/edb9c671-18ae-4977-aab2-a8d03b39e49e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2b58de01-f9e7-40cf-aa9f-e6291bc8f244.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7fde9965-3423-45d1-b3bf-56d6022d9c26.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/edb9c671-18ae-4977-aab2-a8d03b39e49e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2b58de01-f9e7-40cf-aa9f-e6291bc8f244.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7fde9965-3423-45d1-b3bf-56d6022d9c26.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0145aa51-abb8-460f-b665-58e0f5c77219.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/22200d6e-ea2c-42ef-96c0-246ef09a7bf1.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/edb9c671-18ae-4977-aab2-a8d03b39e49e.jpeg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/2b58de01-f9e7-40cf-aa9f-e6291bc8f244.png
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/7fde9965-3423-45d1-b3bf-56d6022d9c26.jpg
https://mobilku.s3.ap-southeast-3.amazonaws.com/news/1000/0145aa51-abb8-460f-b665-58e0f5c77219.jpg

Kucurkan Dana Jumbo Untuk R&D, Penjualan Unit Xpeng EV Naik 14%

24 November 2021

dilihat 74x

Mobilku.com - Pabrikan EV asal China, Xpeng Inc, dikabarkan harus menerima kerugian yang cukup besar pada kuartal ketiga mereka lantaran membengkaknya biaya R&D dan operasional.


Perusahaan yang berbasis di Guangzhou tersebut mengungkapkan bahwa mereka harus mengalami kerugian senilai 1,59 miliar Yuan selama 3 bulan hingga September 2021.


Namun dibalik membengkaknya pengeluaran, penjualan unit perusahaan malah tercatat naik menjadi 5,7 miliar Yuan atau melonjak sebanyak 14%. Angka penjualan tersebut bahkan melebihi ekspektasi para analis yang memperkirakan jika Xpeng hanya bisa mengantongi sebesar 5,2 miliar Yuan. 


Peningkatan investasi Xpeng rencananya akan difokuskan pada divisi R&D, terutama agar jajaran produk mereka bisa bersaing di pasar global. Selain itu, mereka juga berniat mengembangkan teknologi self-driving, yang secara tidak langsung akan mendorong kepercayaan konsumen tentang kemajuan teknologi yang berhasil dicapai perusahaan.


CEO Xpeng mencatat bahwa perusahaan sedang berada di momentum pertumbuhan yang cukup kuat meskipun ada badai krisis semikonduktor menyerang industri. Menurut catatan, Xpeng telah berhasil mengirimkan 25.666 unit kendaraan gabungan dari model G3 dan sedan P7, dan diprediksi akan terus meningkat.


“Kami akan terus melanjutkan pertumbuhan dengan melakukan pengiriman paling banyak di antara startup EV lainnya di China. Kinerja kami lebih baik, dan membuktikan bahwa seluruh kegiatan pengembangan teknologi dan perangkat keras yang kami lakukan telah memberikan nilai lebih untuk jajaran kendaraan kami,” ujar CEO Xpeng.


Xpeng juga sangat optimis jika akhir tahun 2021 pengiriman unit akan bertambah antara 34.500 hingga 36.500 unit, menjadikan pendapatan untuk kuartal keempat mereka sekitar 7,5 miliar yuan. Jika mereka berhasil membukukan akhir tahun dengan angka yang cantik, tidak menutup kemungkinan saham mereka yang terdaftar di AS dan Hong Kong juga akan mengalami kenaikan.

0 Komentar


Tambah Komentar